7 Urutan Presiden Indonesia & 12 Wakil Presiden dari Awal Sampai Sekarang

Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia

Urutan Presiden Indonesia – Sejak memperoleh kemerdekaan, yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia telah mengalami beberapa kali pergantian presiden. Pemilihan presiden dilakukan melalui Pemilihan Umum yang dilakukan selama lima tahun sekali.

Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih atas nama kedaulatan seluruh rakyat Indonesia. Dalam catatan sejarah, Indonesia telah memiliki 7 presiden dan 11 wakil presiden.

Mereka adalah tokoh nasional yang mengemban tugas kepemimpinan setelah memenangkan pemilu, baik yang ditetapkan melalui perwakilan legislatif maupun pemilihan langsung.

Daftar Presiden Indonesia

  • Ir Soekarno
  • H. M. Soeharto
  • BJ Habibie
  • Abdurrahman Wahid (Gusdur)
  • Megawati Soekarno Putri
  • Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
  • Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Republik Indonesia

Dibawah ini adalah urutan presiden Republik Indonesia mulai dari awal sampai sekarang. Disertai dengan gambar presiden nama dan penjelasannya,

1. Ir Soekarno (1945–1966)

Presiden Ir Soekarno
wikipedia.org

Presiden Republik Indonesia yang pertama adalah Ir. Soekarno atau biasa juga disebut dengan Bung Karno. Beliau lahir di Blitar pada tanggal 6 Juni 1901. Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai adalah orang tua beliau.

Beliau memiliki tiga orang istri dan delapan orang anak. Kiprah beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, dimulai ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dirumuskan berdasarkan ajaran Marhaenisme.

Bung Karno beberapa kali mendapat hukuman dari Belanda dengan dimasukkan ke penjara karena sikap beliau yang menentang penjajahan. Hingga akhirnya beliau bersama Bung Hatta berhasil memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Lalu, pada tanggal 18 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta didaulat secara aklamasi menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama melalui sidang PPKI.

Ir. Soekarno meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, di samping makam ibundanya.

2. Soeharto (1966–1998)

gambar presiden soeharto
wikipedia.org

Presiden kedua RI adalah Soeharto yang dilahirkan di Kemusuk, Yogyakarta, pada tanggal 8 Juni 1921. Ayahnya seorang petani bernama Kertosudiro dan ibunya bernama Sukirah. Soeharto menikah dengan Siti Hartinah pada tanggal 26 Desember 1947 di Solo.

Mereka dikaruniai tiga orang putra dan tiga orang putri. Soeharto adalah seorang prajurit  yang resmi bergabung dengan TNI pada tanggal 5 Oktober 1945. Karier beliau di TNI berkembang dengan pesat.

Beliau berangkat dari pangkat sersan tentara KNIL, komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalion dengan pangkat Letnan Kolonel.

Ketika meletusnya G-30-S/PKI pada tanggal 1 Oktober 1965, Soeharto dikukuhkan menjadi Panglima Angkatan Darat dan Pangkopkamtib yang ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno.

Pada tanggal 11 Maret 1966, beliau mendapat surat perintah untuk mengembalikan keamanan, ketertiban, dan ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.

Akibat situasi politik yang semakin kacau, pada bulan Maret 1967, Soeharto akhirnya ditunjuk sebagai Presiden kedua melalui sidang MPRS.

Lebih dari 30 tahun Soeharto menjabat sebagai kepala negara, hingga akhirnya mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Soeharto meninggal pada tanggal 27 Januari 2008, dimakamkan di Astana Giri Bangun, Karanganyar, Jawa Tengah.

3. Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie (1998–1999)

Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
wikipedia.org

Bacharudin Jusuf Habibie, lahir di Pare-Pare pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau adalah anak keempat dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.

BJ Habibie menikah dengan Hasri Ainun pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra. Karier Habibie sebenarnya sangat gemilang dalam dunia pendidikan dan teknologi.

Kepandaiannya mampu mengharumkan nama Indonesia dengan banyak prestasi melalui proyek pembuatan pesawat terbang.

Andilnya dalam dunia politik dimulai ketika menjabat sebagai Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, hingga akhirnya dipilih menjadi Wakil Presiden RI, mendampingi Soeharto.

Ketika Soeharto mengundurkan diri, Habibie yang menggantikannya sesuai hasil sidang Mahkamah Konstitusi.

4. Abdurrahman Wahid (1999–2001)

Presiden Abdurrahman Wahid
wikipedia.com

Gus Dur merupakan panggilan akrab dari Presiden RI keempat ini. Lahir pada tanggal 4 Agustus 1940 di Denanyar, Jombang, Jawa Timur, beliau merupakan keturunan dari ulama pendiri jamaah Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Ayahnya bernama K.H. Wahid Hasyim dan ibunya bernama Hj. Sholehah. Sedari kecil, Gus Dur berada dalam lingkungan keagamaan yang sangat kuat dan pendidikan modern.

Beliau dapat berbaur dengan berbagai kalangan sehingga memiliki hubungan yang baik dengan banyak pihak, baik dalam maupun luar negeri. Gus Dur memulai kegiatan politiknya pada pemilu tahun 1982 bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Lalu, beliau aktif dalam dunia politik dengan membawa bendera NU. Hingga akhirnya pada tahun 1999, beliau terpilih menjadi Presiden RI keempat berdasarkan pemilihan yang dilakukan oleh MPR.    Gus Dur meninggal pada tanggal 30 Desember 2009 karena sakit.

5. Megawati Soekarno Putri (200120014)

Presiden Megawati Soekarno Putri
wikipedia.com

Presiden kelima yang memiliki nama lengkap Dyah Permata Megawati Soekarno Putri ini lahir di Yogyakarta, pada tanggal 23 Januari 1947. Darah politisi diwariskan dari ayahnya, Bung Karno.

Sehingga, beliau pun terjun dalam politik sejak tahun 1987 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Perlahan namun pasti, Megawati dapat aktif dalam dunia politik.

Berawal dari menjadi anggota legislatif, beliau berhasil memenangkan pemilu dan terpilih sebagai presiden wanita pertama di Indonesia pada tahun 2001.

6. Soesilo Bambang Yudhoyono (2001–2014)

Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono
bappenas.go.id

Presiden SBY, panggilan akrab beliau, lahir di Pacitan pada tanggal 9 September 1949. Beliau merupakan anak tunggal dari pasangan R. Soektjo dan Sitti Habibah. Beliau menikah dengan Kristiani Herawati dan dikaruniai dua orang putra.

SBY merupakan petinggi militer yang memulai kariernya dengan mengikuti pendidikan di AKABRI pada tahun 1970. Banyak prestasi akademik yang diperoleh SBY selama mengikuti pendidikan militer.

Mulai aktif dalam politik sejak tahun 1998 sebagai juru bicara dari Fraksi ABRI, selanjutnya beliau terpilih menjadi Menteri Pertambangan dan Energi serta Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan.

Hingga akhirnya pada tahun 2004, beliau mengikuti pemilihan umum dengan diusung oleh Partai Demokrat. SBY merupakan presiden pertama yang terpilih melalui Pemilu secara langsung oleh masyarakat seluruh Indonesia.

7. Joko Widodo (2014–sekarang)

Presiden Joko Widodo
wikipedia.com

Joko Widodo lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tanggal 21 Juni 1961. Menikah dengan Iriana, Joko Widodo dikaruniai dua orang putra dan satu orang putri. Jokowi, begitu beliau disapa, mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Selepas kuliah, beliau sempat bekerja di sebuah perusahaan, namun akhirnya meneruskan usaha keluarga yang bergerak di bidang furnitur. Pada tahun 2005, Jokowi menjadi Walikota Solo. Banyak prestasi yang diraih selama masa jabatannya.

Lalu pada tahun 2012, beliau dicalonkan menjadi Gubernur Jakarta dan berhasil. Tak sampai di sini, PDI kemudian mengusung Jokowi untuk menjadi calon presiden di tahun 2014.

Melalui pemilihan umum secara langsung, Jokowi berhasil menjadi orang nomor satu di Indonesia selama dua periode, hingga saat ini.

Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia

1. Drs. Mohammad Hatta

wikipedia.com

Beliau merupakan tokoh nasionalis yang memperjuangkan kemerdekaan RI. Lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, pada tanggal 12 Agustus 1902, beliau merupakan lulusan sekolah tinggi negeri Belanda.

Pernah menjabat sebagai Ketua PNI Baru di Bandung, Bung Hatta dinobatkan menjadi wakil presiden pada tanggal 18 Agustus 1945, melalui sidang PPKI setelah mendeklarasikan kemerdekaan RI.

2. Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Wakil Presiden Sri Sultan Hamengku Buwono IX
paseban-jati.blogspot.com

Lahir di Yogyakarta pada tanggal 12 April 1912, beliau adalah Raja Jawa yang ikut berjuang mengusir Belanda dari tanah air. Beliau terpilih menjadi Menteri Utama di Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri pada tahun 1966.

Lalu pada tahun 1973, beliau diangkat menjadi wakil presiden.

3. Adam Malik

Wakil Presiden Adam Malik
wikipedia.com

Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatra Utara, tanggal 22 Juli 1917 ini merupakan tokoh cendikia yang sangat terkenal di Indonesia maupun luar negeri. Beliau mendirikan kantor berita Antara di Jakarta.

Aktif dalam dunia politik dengan mendirikan Partai Rakyat dan Parta Murba pada tahun 1946–1958, Adam Malik dilantik menjadi wakil pesiden pada tanggal 23 Maret 1978.

4. Jendral (Purn) Umar Wirahadikusumah

wikipedia.com

Beliau memiliki darah Pasundan, tepatnya Sumedang, yang lahir pada tanggal 1 Oktober 1924. Ketika memimpin kemiliteran, beliau sempat membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Cicalengka. Beliau diangkat menjadi wakil presiden pada tahun 1983.

5. Letjen. (Purn) Sudharmono, S.H

Wakil Presiden Letjen. (Purn) Sudharmono, S.H
wikipedia.com

Lahir di Gresik, Ajwa Timur, pada tanggal 12 Maret 1927, beliau menyandang gelar Sarjana Hukum setelah menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1926.

Lalu, beliau menjadi Jaksa Tentara tertinggi di Medan, merangkap sebagai perwira staf Penguasa Perang Tertinggi. Beliau menjadi wakil presiden pada tahun 1988.

6. Jendral (Purn) Try Sutrisno

Wakil Presiden Jendral (Purn) Try Sutrisno
wikipedia.com

Lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 15 November 1935. Beliau memiliki andil besar dalam Operasi Pemberantasan DI/TII di Aceh tahun 1957, pembebasan Irian Barat 1962, dan Penumpasan G-30 S/PKI.

Try Sutrisno terpilih menjadi wakil presiden untuk periode 1993–1998.

7. Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie

Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
wikipedia.com

Sebagaimana telah diulas di atas, beliau pernah menjadi wakil presiden Soeharto yang terakhir selama periode Orde Baru. Selanjutnya, pemilihan dilakukan secara langsung oleh rakyat tanpa melalui suara parlemen.

8. Megawati Soekarno Putri

Presiden Megawati Soekarno Putri
wikipedia.com

Megawati awalnya terpilih menjadi wakil presiden periode 1999–2004. Namun di tengah perjalanan, beliau dilantik menjadi presiden pada tanggal 23 Juli 2001.

Beliau ditunjuk oleh MPR untuk menggantikan kedudukan KH. Abdurrahman Wahid melalui mandat Sidang Istimewa.

9. Hamzah Haz

Wakil Presiden Hamzah Haz
wikipedia.com

Lahir pada tanggal 15 Februari 1940 di Ketapang, Pontianak, Kalimantan Bara, awal karier Hamzah Haz dimulai dengan menjadi wartawan di Pontianak. Lalu, beliau mengambil studi di Akademi Koperasi Negeri Yogyakarta.

Hamzah Haz terpilih penjadi wakil presiden mendampingi Presiden Megawati.

10. M. Jusuf Kalla

wikipedia.com

Lahir di Watampone, Sulawesi Tengah pada tanggal 15 Mei 1942, beliau memulai karier di dunia politik melalui Partai Golkar.

Dimulai menjadi anggota MPR, lalu menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (1999–2000), Menteri Koordinator Bidang Kesra (2001–2014), beliau akhirnya terpilih menjadi wakil presiden pada tahun 2004.

Pada tahun 2014, JK juga menjadi wakil presiden terpilih mendampingi Joko Widodo hingga tahun 2019.

11. Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec

Wakil Presiden Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec
awangfaroekishak.blogspot.com

Beliau lahir di Blitar, Jawa Timurm pada tanggal 25 Februari 1943. Boediono pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Menteri Keuangan.

Selain itu, beliau diangkat pula untuk menjadi Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas serta Direktur Bank Indonesia.

Beliau aktif mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada sebagai guru besar dan terpilih menjadi wakil presiden RI sejak 20 Oktober 2009.

12. Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin

Wakil Presiden Prof. Dr. K. H. Ma’ruf Amin
nucare.id

Lahir di Kresek, Tangerang, pada tanggal 11 Maret 1943, beliau adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia yang menjadi salah satu tokoh politik. Ma’ruf Amin pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada masa jabatan Presiden SBY.

Pada tanggal 9 Agustus 2018, beliau maju dalam pemilihan umum presiden mendampingi Joko Widodo dan berhasil memenangkannya untuk periode 2019–2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *