PENGERTIAN GLOBALISASI: Teori, Ciri, Proses, Penyebab, Dampak & Contoh Globalisasi

Globalisasi

Pengertian Globalisasi – Tema globalisasi kerap kali digunakan, terlebih di era industri 4.0 seperti sekarang ini. Namun, tahukah Anda apa itu globalisasi? Jika iya, selamat, Anda termasuk orang yang up-to-date dalam menyerap informasi.

Namun, tak mengapa pula jika belum mengetahuinya, karena artikel ini akan menyediakan informasi lengkap tentang globalisasi untuk Anda. Tulisan ini memuat pengertian, teori, ciri-ciri, penyebab, contoh, serta dampak globalisasi, baik yang positif maupun negatif.

Pengertian Globalisasi

Pengertian Globalisasi
keepsoh.com

Globalisasi adalah proses pihak-pihak dalam lingkup internasional yang saling terintegrasi sebagai akibat dari adanya pertukaran pemikiran, produk, pandangan dunia, serta bermacam-macam aspek budaya lainnya.

Berdasarkan definisi etimologis, kata globalisasi ini berasal dari bahasa Inggris globalize yang memiliki arti universal atau secara keseluruhan. Adanya tambahan imbuhan ‘ization’ dalam kata globalization mengacu pada proses yang mendunia.

Jadi, apabila dirangkai dari definisi etimologis ini, globalisasi memiliki pengertian sebagai proses mendunia yang di dalamnya mencakup berbagai ruang lingkup seperti informasi, gaya hidup, pemikiran, dan teknologi.

Selain definisi secara umum dan dari sisi etimologis, Anda juga bisa melihat definisi globalisasi yang dilontarkan para ahli sebagai bahan rujukan untuk menambah dan memperkuat pemahaman, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Anthony Giddens

Berdasarkan pendapat Anthony Giddens, globalisasi mengandung pengertian sebagai hubungan sosial dalam konteks seluruh dunia yang menjadi semakin intens.

Sehingga, hal ini dapat mengintegrasikan kejadian yang terjadi di satu tempat dengan tempat lainnya. Secara lebih jauh,hal ini dapat memicu adanya perubahan di antara keduanya.

2. Laurence E. Rothernberg

Menurut gagasan Laurence E. Rothernberg, globalisasi memiliki arti sebagai proses interaksi yang semakin intens dan terjadi secara cepat, serta upaya untuk menghubungkan manusia, korporasi, dan pemerintahan lintas negara di seluruh dunia.

3. Martin Albrow

Martin Albrow menjelaskan makna globalisasi sebagai keseluruhan proses yang terjadi pada penduduk di seluruh dunia yang memungkinkan mereka semua terhubung di dalam suatu komunitas dunia yang satu, yaitu komunitas global.

4. Emanuel Ritcher

Pengertian globalisasi yang digagas oleh Emanuel Ritcher adalah jaringan atau hubungan kerja yang mengglobal yang mampu menyatukan masyarakat dalam satu kesatuan.

Sehingga, yang awalnya saling tersebar di seluruh penjuru dunia kini menjadi terisolasi erat dalam suatu ketergantungan serta upaya untuk mewujudkan persatuan dunia.

5. Malcolm Waters

Malcolm Waters berpendapat bahwa globalisasi adalah proses sosial yang memicu terjadinya pembatasan geografi pada kehidupan sosial budaya menjadi hal yang tak lagi penting. Hal ini terwujud pada kesadaran utuh dalam diri manusia.

Teori Globalisasi

Teori Globalisasi
eduspensa.id

Ada beberapa teori mengenai globalisasi yang digagas oleh para ahli. Di antara semua ahli yang mengemukakan pendapatnya, ada satu nama yang berpengaruh, yaitu Cochrane dan Pain. Mereka berpendapat bahwa globalisasi mendapat pengaruh dari tiga pihak utama.

1. Para globalis

Para globalis adalah sekumpulan masyarakat yang memercayai bahwa globalisasi adalah satu realita yang memiliki dampak secara nyata dan memengaruhi bagaimana manusia serta lembaga di seluruh penjuru dunia ini beroperasi.

2. Para tradisionalis

Para tradisionalis adalah mereka yang memiliki keyakinan bahwa globalisasi tidak sedang terjadi serta hanya menganggap hal tersebut tak lebih dari sebuah khayalan, mitos, dan sesuatu yang dibicarakan secara berlebihan.

3. Para transformalis

Para transformalis adalah sekumpulan masyarakat yang ada di tengah pusaran para globalis dan tradisional. Mereka yakin bahwa proses globalisasi memang sedang berjalan. Hanya saja, mereka beranggapan bahwa dampak globalisasi terlalu dilebih-lebihkan oleh kaum globalis.

Selain Cochrane dan Pain, ada juga teori globalisasi yang dikemukakan oleh George Ritzer yang layak disimak. Menurut Ritzer, zaman globalisasi dimulai semenjak hadirnya penemuan dalam bidang komunikasi, seperti televisi dan telepon.

Ciri-Ciri Globalisasi

Ciri-Ciri Globalisasi

Adapun ciri-ciri globalisasi adalah seperti yang dijelaskan berikut ini.

1. Adanya konsep jarak, ruang, dan waktu yang mengalami perubahan

Berkat terciptanya teknologi internet serta media lain seperti televisi, komunikasi dapat dilakukan secara cepat. Peristiwa yang terjadi di belahan dunia tertentu dapat dengan mudah menyebar hingga ke belahan bumi lainnya.

Perkembangan teknologi transportasi juga membuat jarak ratusan bahkan ribuan kilometer dapat dijangkau hanya dengan beberapa jam.

Karena itulah, kini semua tempat dan semua orang terasa sangat “dekat” karena teknologi mampu memangkas hambatan jarak dan waktu.

2. Muncul saling ketergantungan dalam bidang ekonomi dan perdagangan

Pertumbuhan ekonomi global yang memicu perdagangan internasional memang sesuatu yang kini tak bisa lagi dielakkan sejak globalisasi mulai tercetus.

Untuk memastikan kegiatan perekonomian internasional berjalan dengan baik, muncullah organisasi internasional yang menanungi segala praktik ekonomi global, yaitu World Trade Organnization atau WTO.

3. Terciptanya interaksi kultural yang semakin baik

Interaksi kultural muncul seiring semakin meningkatnya perpindahan orang yang bepergian ke luar negeri, baik untuk berlibur, melanjutkan studi, maupun bekerja.

Setelah pulang, bukan tak mungkin ia akan menceritakan dan membawa segala budaya yang baru saja diterima ke lingkungan sekitarnya. Sehingga, terjadilah interaksi budaya yang semakin luas.

Namun, interaksi kultural ini tak selamanya hanya mengacu pada pertemuan fisik. Melalui tayangan di televisi maupun internet, setiap orang dapat dengan mudah mempelajari kesenian atau budaya tertentu yang khas meski secara fisik belum pernah bertemu.

4. Munculnya permasalahan bersama dan isu global lainnya

Perlakuan yang tidak adil pada etnis Rohingya di Myanmar serta protes besar-besaran yang dilakukan warga HongKong pada kebijakan Cina pada awalnya hanyalah permasalahan lokal.

Namun, semenjak berita itu tersebar secara luas hingga ke seluruh penjuru dunia, masyarakat dari negara lain pun turut serta menuntut dan bahkan membuat petisi yang mendukung penyelesaian konflik tersebut secepatnya.

Penyebab Globalisasi

Penyebab Globalisasi
eduspensa.id

Melihat segala perubahan yang terjadi, baik positif maupun negatif, mungkin membuat banyak kalangan bertanya-tanya, apa saja sesungguhnya yang mendorong terciptanya proses globalisasi ini? Berikut beberapa alasan di antaranya.

1. Teknologi dan informasi yang tersedia secara luas bahkan nyaris tanpa batas

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi memang membawa pengaruh yang signifikan untuk mendekatkan orang-orang yang terpisah jarak.

Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan adanya perpindahan uang dari dan menuju seluruh dunia dalam waktu yang cepat dan keamanan yang tiap hari selalu diperbarui.

2. Kerja sama internasional yang dibangun semakin banyak dan meluas ke banyak sektor

Salah satu alasan paling utama munculnya globalisasi adalah karena banyak negara melakukan kerja sama dalam segala bidang, mulai dari ekonomi, politik, hingga ilmu pengetahuan.

3. Mudahnya akses transportasi yang mampu memangkas hambatan jarak dan waktu

Sistem transportasi yang semakin canggih memungkinkan masyarakat untuk bepergian. Selain itu, pengiriman barang juga menjadi jauh lebih mudah dan cepat.

4. Sistem ekonomi yang menjadi semakin terbuka

Salah satu hal yang memicu terjadinya proses globalisasi adalah karena semakin banyak negara yang mulai mengadopsi sistem ekonomi terbuka. Sehingga, perdagangan global lebih mudah terjadi dan menguntungkan seluruh pihak yang terlibat.

Contoh Globalisasi

Contoh Globalisasi
muslimobsession.com

Salah satu aspek dalam globalisasi yang membawa pengaruh besar adalah bidang politik. Kebijakan yang ditetapkan oleh suatu negara kini dapat membawa pengaruh bagi kebijakan negara lain. Ada beberapa bukti nyata dari penerapan globalisasi dalam ranah politik.

Terbentuknya organisasi persatuan dunia seperti United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjadi tempat berkumpulnya para petinggi negara untuk menyelesaikan dan mendiskusikan isu global.

Selain dalam konteks politik, globalisasi ekonomi juga turut membentuk perilaku masyarakat yang jauh berubah dibandingkan dahulu.

Masyarakat kini cenderung lebih konsumtif karena di banyak kota akan sangat mudah Anda temukan tempat perbelanjaan yang menjual barang dari perusahaan ternama luar negeri. Sehingga, tak perlu bepergian ke Amerika Serikat hanya untuk mencicipi barang buatan sana.

Terkait selera pun, kini masyarakat seperti ada dalam satu komunitas yang terpadu. Ketika di negara barat sedang berkembang tren untuk mewarnai rambut dengan warna terang atau menggunakan teknik dandan tertentu, dengan mudahnya masyarakat di Indonesia meniru.

Dampak Globalisasi

Dampak Globalisasi
maszain.com

Beberapa dampak globalisasi secara umum adalah sebagai berikut.

  1. Berkembangnya interaksi kultur serta penyebaran berita melalui beragam media yang tersedia, seperti koran, buku, televisi, dan internet
  2. Munculnya konflik serta masalah bersama yang dapat meluas jadi persoalan dunia yang menuntut penyelesaian bersama secara tuntas. Contohnya adalah masalah kerusakan alam, hukum, dan HAM, serta pemanasan global.
  3. Tanpa disadari, muncul pertukaran serta interaksi budaya antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya dari negara yang berbeda .
  4. Memicu perubahan ekonomi global di seluruh dunia, perjanjian dagang antar negara, ekspor-impor, dan perang ekonomi yang akan memengaruhi banyak pihak di seluruh dunia
  5. Perkembangan teknologi secara luar biasa masif tanpa mengenal hambatan apa pun dan tak dapat dicegah oleh siapa pun

1. Dampak Positif Globalisasi

Terjadinya globalisasi membawa banyak pengaruh positif bagi kehidupan manusia, di antaranya:

  1. Teknologi informasi tumbuh dan berkembang sangat cepat;
  2. Memperoleh berbagai kebutuhan pribadi kini menjadi jauh lebih mudah;
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan terjadi secara sangat pesat;
  4. Informasi menjadi jauh lebih mudah menyebar dan untuk mendapat informasi pun kini tak lagi sulit;
  5. Tumbuhnya sikap toleran yang lebih baik dalam masyarakat di seluruh dunia;
  6. Mudahnya proses komunikasi dengan orang lain di seluruh dunia tanpa ada batasan jarak dan waktu;
  7. Hubungan internasional yang terjadi antardua negara atau lebih menjadi lebih baik;
  8. Melakukan transaksi daring menjadi semakin mudah, baik di dalam maupun luar negeri; dan
  9. Meningkatnya hubungan antarnegara dalam konteks ekonomi .

2. Dampak Negatif Globalisasi

Meski memiliki banyak manfaat positif, namun kehadiran globalisasi bukan berarti tak diikuti oleh dampak negatif. Berikut beberapa dampak buruk yang muncul akibat globalisasi.

  1. Potensi terjadi tindak kriminal akan semakin tinggi karena akses informasi dari seluruh dunia dapat dengan mudah didapatkan.
  2. Paham atau ideologi yang tidak sesuai dengan ideologi negara akan lebih mudah masuk. Akibatnya, sangat mungkin terjadi pertentangan budaya atau bahkan meluas menjadi konflik sosial.
  3. Manusia cenderung lebih konsumtif karena akses barang dan jasa dapat lebih mudah diperoleh dan tren dari luar negeri juga mudah untuk ditiru.
  4. Muncul kesenjangan sosial karena orang akan berambisi untuk menjadi kaya tanpa memperhatikan kondisi masyarakat sekitar.
  5. Lunturnya budaya lokal karena generasi muda cenderung lebih senang dengan kebudayaan yang berasal dari negara luar.
  6. Berkat meningkatnya inovasi dan ilmu pengetahuan terkait mesin dan kendaraan menyebabkan lingkungan menjadi rusak serta polusi udara semakin parah. Akibatnya, kesehatan masyarakat semakin terancam.
  7. Semakin mudah barang-barang illegal, terlarang, dan berbahaya masuk ke suatu negara. Meski sistem keamanan selalu diperbarui sesuai jangka waktu yang ada, akan selalu ada celah yang dapat ditembus untuk mengedarkan barang terlarang ini.

Yang dimaksud barang terlarang tidak terbatas pada senjata api ilegal, narkoba, dan senjata tajam saja, melainkan juga bahan-bahan perakit bom atau pun bahan peledak lainnya.

Pada intinya, sebagai bagian dari masyarakat dunia, Anda perlu berterima kasih dengan adanya globalisasi karena dapat dengan mudah membeli produk luar negeri dan menikmati hasil inovasi yang tak pernah terpikir sebelumnya.

Meski begitu, perlu disikapi dengan bijak pula guna memaksimalkan dampak positif globalisasi dan sebisa mungkin meminimalisasi dampak negatif yang mungkin terjadi seiring berjalannya waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *