PENGERTIAN PRAMUKA: Fungsi, Tujuan, Tingkatan & Sejarah Pramuka

PENGERTIAN PRAMUKA

Pramuka – Kegiatan kepramukaan sudah umum di negara Indonesia. Namun, Anda mungkin belum banyak mengerti seputar sejarah, tingkatan, awal berdiri, dan informasi penting lain seputar Pramuka.

Di tanah air, Pramuka menjadi sarana untuk membina karakter, melatih beberapa keterampilan, dan menjadi sosok berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Artikel ini membahas lebih jauh seputar Pramuka dan latar belakang berdirinya, baik itu di ranah internasional maupun nasional. Terlebih, Anda bisa mempelajari tingkatan pada organisasi tersebut.  

Pengertian Pramuka

Pengertian Pramuka
blorakab.go.id

Apa Anda sudah tahu makna Pramuka? Ini memiliki arti “rakyat muda yang suka bekarya” atau biasa disebut Praja Muda Karana. Bahkan, ada beberapa tingkatan berdasarkan usia para anggotanya!

Perlu Anda ketahui, ada istilah gerakan Pramuka Indonesia. Ini merupakan sebuah organisasi pendidikan informal dan memfasilitasi mereka yang ingin bergabung dalam kegiatan kepramukaan.

Kegiatan kepramukaan mengambil lokasi outdoor atau alam terbuka. Para peserta melakukan aktivitas yang sehat, menyenangkan, mendidik, dan terarah. Semua berdasarkan metode dan prinsip kepramukaan.

Di dunia Pramuka, Anda akan menemukan beberapa kode kehormatan berdasarkan Anggaran Dasar Pramuka. Ini berisi satya atau janji serta darma atau ketentuan moral.

Penggolongan kode kehormatan berlandaskan pada beberapa faktor, seperti kondisi jasmani, rohani, dan usia.

Selain pengertian Pramuka secara umum di atas, ada juga arti-arti lain yang berasal dari beragam rujukan.

1. KBBI

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, pramuka adalah sebuah organisasi yang mengajarkan generasi muda beberapa kemampuan dan keterampilan.

Ini termasuk rasa percaya diri, tali temali, disiplin, rasa tolong-menolong, dan masih banyak lagi!

2. Kemdikbud RI

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pramuka merupakan pendidikan yang diberikan oleh para anggota dewasa kepada anak muda.

3. Joko Mursitho

Menurut ahli, Joko Murshito, Pramuka merupakan sebuah kegiatan di luar ruangan yang dilakukan secara praktis dan sehat. Tujuannya untuk membentuk watak dan kemampuan anggotanya.

Dari rujukan asing, boy scouts atau Pramuka merupakan organisasi yang bertujuan untuk mengajarkan beragam kemampuan di luar ruangan dan perilaku pemberani.

Fungsi Pramuka

Fungsi Pramuka
scout11bekasi.blogspot.com

Secara umum, Pramuka menjadi sebuah organisasi pendidikan di luar sekolah atau nonformal bagi generasi muda. Sistem yang digunakan bernama among dan menerapkan metode, moto, serta prinsip dasar.

Anda bisa memahami Pramuka lebih jauh melalui beberapa fungsinya, yang didasarkan pada pelaku kegiatan ini.

1. Bagi Anak-Anak atau Pemuda

Kepramukaan berfungsi sebagai pusat kegiatan menarik bagi anak-anak muda dan remaja. Semua aktivitas ini mengandung pendidikan sehingga amat berguna bagi para anggota.

Karena maraknya permainan online, anak-anak jarang melakukan aktivitas di luar rumah. Pramuka menjadi sarana tepat untuk mengenalkan mereka pada alam dan bermacam keterampilan.

Kepramukaan memberikan hiburan sekaligus pendidikan bagi para pelakunya. Ini dapat menggantikan segala jenis permainan dan memberi bekal kemampuan kepada para remaja.

2. Bagi Orang Dewasa

Pramuka bagi orang dewasa lebih bersifat pada pengabdian. Artinya, para anggota yang telah dewasa tidak berfokus pada permainan lagi melainkan menjalankan tugas pembinaan.

Tugas tersebut harus dilandaskan pada keikhlasan, pengabdian, dan kerelaan. Artinya, mereka melakukannya secara sukarela dan berdasar pada tujuan organisasi.

Bagi para anggota dewasa, kepramukaan melatih rasa tanggung jawab dan menerapkan tugas pembinaan secara terstruktur. Semua harus sesuai metode, sistem, dan prinsip yang ada.

3. Bagi Masyarakat

Pramuka berfungsi sebagai sebuah organisasi atau alat bagi masyarakat. Selain itu, para anggota siap sedia membantu warga sekitar dalam berbagai keperluan.

Di masyarakat, Pramuka menjadi sebuah alat proses pendidikan. Akan tetapi, implementasi harus sesuai dengan kondisi, perkembangan, kebutuhan, dan situasi masyarakat.

Tujuan Pramuka

Tujuan Pramuka
Tujuan Pramuka.go.id

Secara umum, kegiatan kepramukaan memiliki tujuan untuk menyiapkan generasi muda menjadi sosok yang mandiri, intelek, dan mudah beradaptasi di lingkungan luar sekolah.

Melalui Pramuka, para anggota dapat mengembangkan dan memaksimalkan potensi mereka di banyak bidang, seperti fisik, sosial, spiritual, keterampilan, dan lain-lain.

Secara khusus, juga ada beberapa tujuan kegiatan kepramukaan untuk Anda pahami.

1. Membentuk Karakter

Para anggota yang bergabung pada kegiatan Pramuka, baik anak-anak maupun dewasa, mampu mengasah karakter atau kepribadian mereka. Selain itu, Pramuka bertujuan membentuk akhlak yang mulia pada para anggotanya.

2. Memupuk Rasa Cinta Tanah Air

Melalui kegiatan Pramuka, para anggota dan generasi muda memperoleh rasa cinta tanah air dan bangsa. Mereka melatih rasa solidaritas dan kerja sama sejak dini.

3. Meningkatkan Keterampilan dan Menggali Potensi Diri

Banyak kegiatan kepramukaan yang berguna bagi para anggotanya. Alhasil, mereka dapat menggali potensi dan mengembangkan keterampilan lebih jauh.

Selain berguna bagi diri sendiri, keterampilan-keterampilan tersebut juga berguna bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Beberapa contohnya dapat Anda baca di bawah.

Beajar Kemampuan Tali Temali
kemdikbud.go,id

a). Kemampuan Tali Temali

Ada banyak jenis simpul dan tali temali. Semua bisa Anda pelajari melalui kegiatan Pramuka!

Keterampilan ini berguna dalam bermacam keperluan, seperti memasang tenda, membuat tandu, memasang tiang bendera, dan lain sebagainya.

b). Keterampilan PPGD

Pramuka mengajarkan kemampuan pertolongan pertama gawat darurat. Anda dapat menggunakan keterampilan ini untuk menolong orang sakit atau korban kecelakaan.

c). Semafor dan Morse

Kedua keterampilan ini melatih Anda menggunakan bahasa sandi. Semafor memanfaatkan media bendera kecil sedangkan morse menggunakan media beragam. Contohnya, morse melibatkan senter, peluit, pijatan, dan lain-lain.

Selain keterampilan-keterampilan di atas, para anggota bisa mengasah kemampuan lain. Ini termasuk membaca sandi Pramuka, penjelajahan, pengembaraan, tanda jejak, keterampilan baris-berbaris, dan membaca arah. 

Tingkatan Pramuka

Tingkatan Pramuka
tokopresentasi.com

Ada beberapa tingkatan dalam Pramuka dan ini didasarkan pada usia, kemampuan, dan pengalaman para anggota.

1. Tingkat Siaga

Tingkatan pertama bernama siaga dan ini beranggotakan anak-anak muda yang berusia antara 7 sampai 10 tahun. Mereka belum memiliki pengalaman sama sekali dalam kepramukaan.

Ada satuan terkecil pada tingkatan ini bernama barung. Grup ini terdiri setidaknya enam anggota dan memiliki seorang pemimpin. Kelompok barung menjadi sebuah himpunan dan dipimpin oleh sulung.

2. Tingkat Penggalang

Setelah siaga, tingkatan berikutnya bernama penggalang. Usia para anggota berkisar antara 11 sampai 15 tahun. Ada satuan terkecil bernama regu dan ini terdiri dari seorang pemimpin dan delapan anggota.

Kumpulan regu dihimpun dan dipimpin oleh seorang pratama. Pada tingkatan ini, ada beberapa sublevel, yaitu penggalang garuda, rakit, ramu, dan terap.

3. Tingkat Penegak

Tingkatan ketiga bernama penegak dan memiliki anggota berusia sekitar 16 sampai 20 tahun. Biasanya, para anggota adalah siswa sekolah menengah atas atau mereka yang hendak masuk perguruan tinggi.

Sangga merupakan satuan terkecil pada tingkatan ini dan terdiri dari setidaknya enam anggota. Grup tersebut memiliki pemimpin bernama pradana.

4. Tingkat Pandega

Tingkatan terakhir atau tertinggi bernama pandega dan ini terdiri dari anggota yang berusia antara 21 hingga 25 tahun. Biasanya, para anggota terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi.

Satuan pandega disebut racana dan memiliki seorang ketua, sedangkan satuan terkecilnya bernama reka.

Sejarah Pramuka Dunia

baden powell
suarakita.org

Awal mula Pramuka dunia terkait dengan buku karangan Baden Powell yang berjudul Scouting for Boys. Beliau mencatat semua pengalaman dalam sebuah buku seputar dunia perkemahan.

Pada permulaan, buku karya Baden laris di Inggris. Karena popularitas yang meningkat, bukunya juga dikenal dan laris di negara-negara lain! Alhasil, banyak organisasi Pramuka bermunculan.

Adik Baden bahkan memiliki organisasi sendiri, khusus untuk para wanita. Organisasi ini bernama Girl Guides.

Organisasi khusus untuk usia siaga muncul pertama kali pada tahun 1916, yang bernama CUB. Dua tahun setelahnya, ada Rover Scout yang merupakan organisasi Pramuka untuk usia remaja.

Baden memiliki satu buah karya lagi yang menginspirasi dunia kepramukaan dunia. Buku ini berjudul Rovering to Success! Buku ini berkisah tentang perjalanan dan petualangan seorang pemuda.

Sejarah Pramuka Dunia
mediaharapan.com

Jambore dunia pertama kali diadakan di London pada tahun 1920. Pesertanya sebanyak 800 orang dan ada setidaknya 34 negara yang ikut serta dalam acara ini.

Pada acara jambore dunia tersebut, Baden Powell menjadi The Chief Scout of the World atau Bapak Pandu Sedunia.

Pada tahun 1920 di kota yang sama, muncul Dewan Internasional yang memiliki anggota sembilan orang.

Sebelumnya, kantor kesekretariatan Pramuka sedunia berada di London, namun pindah ke Ottawa di tahun 1958. Sepuluh tahun kemudian, kantor berpindah ke Swiss. 

Sejarah Pramuka Indonesia

Sejarah Pramuka Indonesia
wikimedia.org

Baden Powell juga menginspirasi negara Indonesia seputar dunia kepramukaan. Pada awalnya, gerakan ini dibawa oleh Belanda ke tanah air pada masa penjajahan.

Belanda menamai gerakan ini NIPV, yang berarti Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda. Para pemimpin gerakan kemerdekaan menyukainya dan sepakat membentuk organisasi serupa.

Banyak ragam organisasi bermunculan seperti HW, SIAP, JPO, JJP, dan NATIPIJ. Namun, pada masa setelah event Sumpah Pemuda, banyak organisasi melebur menjadi suatu kesatuan yang lebih besar.

Setelah masa penjajahan Belanda, Indonesia dikuasai oleh Jepang. Gerakan Pramuka tanah air juga mengalami perubahan. Jepang memaksa keluar para anggota untuk bergabung ke organisasi mereka.

Jepang bahkan melarang kehadiran organisasi lokal karena dianggap sebagai sebuah ancaman.

Setelah negara Indonesia merdeka, sebuah organisasi baru muncul bernama Pandu Rakyat Indonesia. Organisasi tersebut dibentuk di kota Solo pada bulan Desember 1945.

Meskipun PRI menjadi tempat bernaung utama kepanduan, banyak organisasi baru bermunculan setelahnya.

Setelah Pramuka terbentuk, para anggota mulai menjalankan kegiatan berdasarkan pada Anggaran Dasar yang mengatur cara atau metode pendidikan kepramukaan.

Peraturan tersebut terbukti berguna dan memberi banyak peningkatan pada dunia kepramukaan Indonesia. Organisasi menjadi semakin solid dan cepat berkembang!

Gerakan Pramuka resmi dikenalkan ke seluruh penjuru tanah air pada tanggal 14 Agustus 1961. Jakarta menjadi tempat pertama pengenalan tersebut.

Di kota yang sama, sebuah apel besar pernah berlangsung. Acara ini melibatkan setidaknya 10 ribu anggota organisasi. Setelah upacara, kegiatan berikutnya adalah pawai berkeliling kota Jakarta.

Acara pengenalan tersebut menjadi hari jadi atau Hari Pramuka yang diperingati oleh seluruh anggota di seluruh Indonesia setiap tahun!

Dari isi artikel di atas, Pramuka pertama kali dipelopori oleh Baden Powell dan mulai berkembang di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang terinspirasi oleh kegiatan dan organisasi tersebut.

Setelah masuk ke Indonesia, Pramuka mengalami banyak perkembangan terutama pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Meski demikian, organisasi ini menjadi semakin kokoh hingga sekarang.

Berdasarkan Anggaran Dasar, Pramuka di Indonesia memiliki beberapa tingkatan, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Apakah Anda termasuk salah satu anggotanya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *