CONTOH KETERAMPILAN TEKNIS: Softskill, Hardskill & Keterampilan Non Teknis

Conoh Keterampilan Teknis dan Nonteknis – Secara harfiah, keterampilan diartikan sebagai kemampuan untuk menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda akan mengenal dua macam keterampilan, yaitu teknis dan nonteknis.

Dua keterampilan ini sangat penting untuk dimiliki, terutama bagi Anda yang mulai terjun ke dunia kerja. Perlu diketahui juga bahwa keterampilan teknis dan nonteknis sejatinya punya peran besar dalam menentukan masa depan Anda.

Pengertian Keterampilan Teknis 

keterampilan teknis dan non teknis

Keterampilan teknis sering juga disebut dengan istilah hard skill. Sesuai dengan namanya, keterampilan ini berkaitan dengan hal-hal teknis dan kemampuan berpikir logis. Hard skill selalu berhubungan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, atau kemampuan di bidang tertentu.

Secara sederhana, keterampilan teknis erat kaitannya dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang dimiliki oleh seseorang. Keterampilan teknis ini bisa dipelajari dan dikembangkan, jadi hard skill bukanlah kemampuan alami yang sudah ada sejak lahir.

Keterampilan teknis sendiri jenisnya sangat beragam dan seseorang tidak bisa menguasai semuanya.

Setiap individu bisa saja mempelajari banyak hard skill sesuai minatnya, tetapi pada akhirnya hanya akan ada 1 atau 2 keterampilan teknis yang nantinya benar-benar dikuasai.

Penguasaan keterampilan teknis biasanya dapat dibuktikan dalam bentuk sertifikat atau piagam. Bukti nyata seperti inilah yang bisa berguna bagi Anda ketika sudah masuk dunia kerja.

Contoh Keterampilan Teknis

Contoh keterampilan teknis sebagai berikut.

1. Bisa Mengoperasikan Komputer

teknisi komputer
sumber : wonderfulengineering.com

Di zaman modern seperti sekarang, mengoperasikan komputer jadi salah satu kemampuan yang dianggap sangat penting. Mengoperasikan komputer mencakup banyak hal, mulai dari keterampilan mengetik, desain grafis, atau penguasaan software lainnya.

Tak hanya itu, punya pengetahuan tentang seluk-beluk perangkat keras komputer juga termasuk keterampilan teknis. Jika lihai mengoperasikan komputer atau paham dengan hardware-nya, Anda bisa saja mendapatkan pekerjaan dengan cukup mudah.

2. Punya Kemampuan Videografi dan Fotografi

keterampilan photography
sumber : Borrowlenses

Keterampilan dalam membuat video atau menciptakan foto-foto bernilai seni tinggi juga dipandang sebagai kemampuan yang berharga. Fotografer harus mampu menguasai hal-hal yang berhubungan dengan kamera, termasuk memiliki insting seni tentang objek fotonya.

Sedangkan, videografi biasanya lebih mengarah ke pembuatan vlog atau film. Selain mampu menciptakan ide cerita, Anda pun harus bisa menguasai teknik pengambilan gambar yang baik. Anda juga akan punya nilai tambah apabila mampu melakukan editing video.

3. Menguasai Bahasa Asing

keterampilan teknis berbicara bahasa asing
sumber : news.netmedia.co.id

Di era globalisasi, Anda akan dianggap kompeten apabila mampu menguasai bahasa asing, entah itu Inggris, Mandarin, Jepang, atau yang lainnya. Kemampuan ini dipandang sangat penting, apalagi bila Anda berniat mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan tertentu.

4. Mampu Melakukan Pekerjaan Kasar

keterampilan kasar
sumber : blogspot.com

Pekerjaan kasar berarti berkaitan dengan aktivitas fisik dan hal ini juga tak kalah penting dari keterampilan teknis lainnya. Dapat melakukan pekerjaan rumah tangga atau punya keahlian menjadi kuli bangunan juga termasuk dalam keterampilan teknis.

Pengertian Keterampilan Nonteknis 

bersosialisasi bersama teman
sumber : montessoriobserver.com

Keterampilan nonteknis disebut juga dengan soft skill. Sedikit berbanding terbalik dengan keterampilan teknis, soft skill biasanya lebih berhubungan dengan EQ atau kecerdasan emosional.

Keterampilan ini lebih mengarah pada bakat maupun kepribadian seseorang, misalnya rasa tanggung jawab, kemauan memperbaiki diri, dan lain-lain. Soft skill biasanya akan tampak ketika Anda terjun ke masyarakat dan mulai berinteraksi dengan orang lain.

Berbeda dengan hard skill, keterampilan nonteknis ini tidak diajarkan secara formal di sekolah-sekolah, namun bisa dikembangkan dan diarahkan. Keterampilan ini pun dianggap sangat penting karena bisa menentukan posisi Anda di kehidupan sosial.

Contoh Keterampilan Nonteknis

Contoh keterampilan nonteknis sebagai berikut.

1. Motivasi Diri

memotivasi diri
sumber : bibliocrunch.com

Setiap orang pasti memiliki kemampuan untuk memotivasi diri dalam hal apa pun. Kemampuan memotivasi diri ini sangat berguna untuk mencapai tujuan hidup. Tanpa adanya motivasi, Anda tak akan melakukan apa-apa dan tidak bisa mencapai apa pun.

2. Kemampuan Bersosialisasi Dengan Sekitar

kemampuan untuk bersosialisasi
sumber : catequistasbrasil.com.b

Kemampuan bersosialisasi menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Soft skill yang satu ini mencakup kemampuan beradaptasi, cara berbicara, maupun bagaimana Anda bersikap saat membaur dengan orang lain.

Seseorang yang aktif atau pandai bersosialisasi, biasanya lebih mudah mencapai tujuan hidupnya ketimbang yang pasif. Karena itu, keterampilan nonteknis ini menjadi cukup esensial saat harus berinteraksi dengan dunia luar.

3. Public Speaking

keterampilan public speking
sumber : kidspublicspeaking.com

Tidak semua orang mampu berbicara di depan umum dengan baik. Orang yang pandai bergaul atau bersosialisasi sekalipun belum tentu bisa melakukannya. Berbicara di depan banyak orang memang membutuhkan keberanian sekaligus latihan.

Makin sering berbicara di depan umum, kemampuan public speaking-nya juga akan semakin baik. Hal ini biasanya akan dibarengi dengan meningkatnya rasa kepercayaan diri sehingga dapat memengaruhi soft skill lainnya.

4. Kreativitas

keterampilan kreatif
sumber : livetheadventureletter.com

Sebenarnya setiap orang memiliki kreativitas di bidangnya masing-masing, tetapi tak banyak yang benar-benar berpikir out of the box sehingga mampu menciptakan ide-ide baru. Kreativitas seperti inilah yang dinilai sangat berharga, terutama di dunia kerja.

5. Jiwa Kepemimpinan

jiwa kepemimpinan
sumber : learningliftoff.com

Jiwa kepemimpinan termasuk keterampilan nonteknis yang cukup penting, khususnya bagi Anda yang sudah bekerja. Memiliki jiwa kepemimpinan berarti punya kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri maupun orang lain.

Tak hanya itu, seseorang dengan jiwa kepemimpinan juga berarti pandai menyusun rencana dan mengeksekusinya, memiliki rasa tanggung jawab tinggi, bisa membuat keputusan yang tepat, serta punya keahlian dalam memecahkan sebuah masalah.

6. Mampu Bekerja Sama Dalam Tim

mampu bekerja sama sebagai tim
sumber : flickr.com

Kemampuan yang satu ini menandakan bahwa Anda bukanlah orang yang egois atau mau menang sendiri. Mampu bekerja sama dalam tim artinya mengutamakan kepentingan bersama ketimbang kemauan pribadi.

7. Kemampuan Dalam Hal Manajemen Waktu

selalu tepat waktu
sumber : silentwatcher.co.uk

Keterampilan ini berkaitan dengan kedisiplinan dan kemampuan dalam hal mengatur waktu. Artinya, Anda harus bisa menilai segala aktivitas dengan skala prioritas. Kabar baikya, orang yang bisa mengatur waktu dengan baik cenderung menjadi orang yang sukses di masa depan.

Pentingnya Menguasai Keterampilan Teknis dan Nonteknis

skill keterampilan
sumber : IT Pro

Seseorang harus memiliki keterampilan teknis dan nonteknis secara bersamaan, tidak bisa hanya salah satunya saja. Kedua keterampilan ini saling mendukung dan melengkapi. Bila tidak memiliki keduanya, Anda mungkin kesulitan mencapai tujuan hidup.

Contoh, ada seseorang yang punya ilmu di bidang tertentu (hard skill), tetapi karena tidak pandai memotivasi diri untuk bekerja (soft skill), kemampuannya akan sia-sia. Orang tersebut akan sulit berkembang karena keterampilan teknis dan nonteknisnya tak seimbang.

Di sisi lain, seseorang dengan soft skill yang mumpuni cenderung lebih bisa menguasai keadaan. Ketika seseorang memiliki kemampuan memotivasi diri sekaligus rasa tanggung jawab, akan otomatis timbul keinginan untuk mempelajari hal-hal yang bersifat teknis.

Secara keseluruhan, inilah pentingnya memiliki keterampilan teknis dan nonteknis:

  • Mampu bersaing dengan orang lain;
  • Mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik;
  • Lebih mudah mengatasi dan memecahkan suatu permasalahan;
  • Lebih mudah mencapai cita-cita hidup; dan
  • Dihargai oleh orang lain dan cenderung mendapat kedudukan strategis di mata masyarakat.

Demikian penjelasan mengenai keterampilan teknis dan nonteknis. Jika Anda merasa belum memiliki keterampilan yang disebutkan di atas, jangan keburu kecewa. Semua jenis keterampilan bisa dikembangkan asalkan Anda berani mencoba dan mau melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *