10+ Contoh Teks Eksposisi Singkat dan Strukturnya | Lingkungan, Kesehatan ..

Contoh Teks Eksposisi

Contoh Teks Eksposisi – Mungkin sebagian dari Anda masih bingung apa yang dimaksud dengan suatu teks eksposisi. Pada artikel ini, Anda akan mempelajari berbagai contoh teks eksposisi agar mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang teks eksposisi ini. 

Pengertian Teks Eksposisi

pengertian teks eksposisi
sumber : blog.textmarks.com

Sebelum membahas tentang beberapa contoh teks eksposisi, sebaiknya Anda memahami pengertian dari teks eksposisi terlebih dahulu.

Teks eksposisi adalah suatu bentuk teks yang berisi tentang suatu pengetahuan atau informasi yang dikemas secara singkat dan padat. Informasi yang disampaikan pada teks eksposisi bersifat nonfiksi.

Biasanya, teks eksposisi ini terdapat dalam suatu berita. Akan tetapi, dalam teks eksposisi, penulis diperbolehkan untuk mengungkapkan gagasannya sembari menjelaskan tentang isu yang sedang dibahas dalam teks.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

ciri ciri teks eksposisi
sumber : seekingalpha.com

Anda dapat mengetahui bahwa suatu teks merupakan teks eksposisi jika memperhatikan ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri signifikan yang dimiliki oleh sebuah teks eksposisi adalah sebagai berikut.

  • Hal yang dibahas pada suatu teks eksposisi mengandung fakta, bukan suatu bentuk karangan yang tidak berdasar. Maka dari itu, Anda tidak akan menemukan hal yang bersifat fiktif pada suatu teks eksposisi.
  • Membahas tentang informasi-informasi yang dapat menambah pengetahuan pembaca.
  • Teks eksposisi biasanya menjawab pertanyaan seputar apa, di mana, kapan, siapa, bagaimana, dan
  • Terkadang, gaya penyampaian informasi yang digunakan terkesan mengajak atau membujuk para pembaca untuk melakukan suatu hal. Gaya penulisan seperti ini biasa disebut dengan persuasi informatif.
  • Bahasa yang digunakan pada suatu teks eksposisi biasanya adalah bahasa baku.
  • Meskipun penulis dapat mengutarakan gagasannya pada teks eksposisi, bukan berarti penulis memaksakan kemauannya kepada pembaca.
  • Tulisan pada teks eksposisi harus berdasarkan data dan fakta yang valid.

Struktur Teks Eksposisi

contoh teks eksposisi promosi
sumber : insauga.com

Apabila ingin menulis sebuah teks eksposisi, sebaiknya Anda perhatikan struktur teksnya terlebih dahulu. Adapun struktur dari sebuah teks eksposisi adalah sebagai berikut.

1. Tesis (Thesis Statement)

Bagian ini sering juga disebut sebagai bagian pembuka karena berada di paragraf pertama dari sebuah teks eksposisi.

Pada bagian ini, penulis mulai memperkenalkan isu yang akan dibahas pada teks. Pada bagian ini pula, penulis memaparkan pandangannya tentang isu tersebut.

Akan tetapi, bukan berarti Anda bebas mengarang gagasan tentang isu yang dibahas. Anda masih harus tetap mengacu pada data dan fakta yang valid.

Contoh:

Kesibukan sehari-hari terutama di pagi hari sering membuat orang-orang untuk melewatkan sarapan. Hal ini terjadi karena sarapan dianggap akan memakan cukup banyak waktu. Padahal, sarapan memiliki peran penting untuk aktivitas harian Anda.

Pada kutipan tesis ini, pembaca mulai diperkenalkan dengan isu yang akan dibahas, yaitu tentang pentingnya sarapan. Penulis memulai dari fakta yang banyak terjadi di tengah masyarakat modern yang selalu berpacu dengan waktu hingga melupakan sarapan.

2. Argumentasi

Argumentasi bisa terdiri dari satu paragraph atau lebih. Isi dari argument adalah fakta-fakta yang memperkuat tesis. Selain berupa fakta yang mendukung gagasan awal pada tesis, argument juga bisa saja berisi tentang fakta-fakta yang menolak gagasan awal tersebut.

Contoh:

Salah satu manfaat sarapan adalah dapat meningkatkan fokus Anda. Apabila melewatkan sarapan, Anda akan cenderung untuk tidak fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan, dan terus-menerus menatap jam, serta menghitung waktu hingga waktu makan siang tiba.

Selain itu, sarapan juga dapat meningkatkan daya kerja otak. Anda akan menunjukkan performa yang lebih baik saat bekerja atau belajar di sekolah karena daya konsentrasi meningkat.

Sarapan juga dapat mengendalikan nafsu makan. Ketika seseorang melewatkan sarapan, orang tersebut akan cenderung untuk mengonsumsi makanan ringan apa saja untuk “mengganjal” rasa lapar. Hal ini tentu bukan sebuah kebiasaan yang sehat.

Bagian argumentasi ini memaparkan fakta-fakta yang mendukung tentang pentingnya sarapan yang terbagi menjadi tiga paragraf. Dengan membaca argumentasi ini, pembaca diharapkan mendapatkan informasi tentang pentingnya sarapan.

3. Penegasan Ulang (Reiteration)

Pada bagian ini, penulis menyimpulkan fakta-fakta yang telah dipaparkan pada argumentasi. Tak jarang penulis juga menegaskan kembali secara singkat gagasan yang telah disampaikan di awal didukung oleh kesimpulan dari fakta yang ada.

Contoh:

Berdasarkan alasan yang telah dipaparkan di atas, sangat jelas bahwa sarapan memegang peran penting bagi aktivitas yang akan Anda jalani. Selain meningkatkan konsentrasi dan mengendalikan nafsu makan, masih ada banyak lagi manfaat dari sarapan.

Pada bagian ini, penulis kembali menyinggung tentang pentingnya sarapan seperti yang telah diungkapkan pada paragraf pertama.

Akan tetapi, penulis menjabarkannya dengan lebih spesifik pada bagian penegasan ulang ini untuk meninggalkan suatu kesan kepada pembaca.

Bahkan, dengan penegasan ulang ini, diharapkan pembaca sadar akan manfaat sarapan sehingga tidak melewatkan sarapan lagi.

4. Kaidah Teks Eksposisi

Seperti halnya dengan teks yang lain, teks eksposisi juga memiliki kaidah yang menjadi acuan dari penulisan serta menjadi ciri khas dari teks tersebut.

Adapun kaidah kebahasaan dari teks eksposisi adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan pronomina atau yang biasa disebut sebagai kata ganti orang.

Contohnya:

aku, Anda, kita, kami, mereka, -ku, -mu, -nya, dan lain-lain.

  • Menggunakan konjungsi (kata hubung) yang dapat menguatkan argumentasi.

Contohnya:

Dan, serta, akan tetapi, selain, dan lain-lain.

  • Menggunakan kata leksikal, yaitu kata yang mengacu pada kamus.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

contoh teks eksposisi 2
sumber : businessinsider.com

Teks eksposisi terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain sebagai berikut

1. Teks Eksposisi Ilustrasi

Teks eksposisi ini menggambarkan suatu masalah atau peristiwa secara sederhana dengan cara mengilustrasikannya dengan suatu hal yang lain yang memiliki kemiripan sifat.

Contoh:

Ketika seseorang mendapatkan kelebihan, ia diibaratkan seperti sedang memegang sebuah pisau. Ia yang akan memilih tentang apa yang akan dilakukan dengan pisau tersebut.

Apabila pisau tersebut berada pada tangan yang tepat, akan banyak makanan lezat yang tersaji. Namun apabila pisau tersebut berada di tangan yang salah, bisa saja pisau itu akan digunakan untuk melukai orang lain.

Hal ini serupa dengan amanah yang diemban oleh seorang pejabat. Apabila pejabat tersebut dapat menggunakannya dengan bijak, rakyat akan menjadi lebih baik.

2. Teks Eksposisi Berita

Teks eksposisi ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang suatu kejadian yang telah terjadi. Anda dapat menemukannya di surat kabar atau acara berita di televisi.

Contoh:

Polda Metro Jaya telah merilis data tentang jumlah kejahatan yang terjadi selama tahun 2016 pada hari Jumat, 30 Desember 2016, pukul 09.00 WIB.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa jumlah kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2015, tercatat ada 44.304 kasus yang terdaftar di Mapolda Metro Jaya. Sedangkan pada tahun 2016, kasus yang tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu 43.149 kasus.

3. Teks Eksposisi Perbandingan

Teks eksposisi ini disusun dengan cara membandingkan gagasan utamanya dengan hal yang lain.

Contoh:

Ketika tahun ajaran baru telah tiba, banyak orang tua yang merasa bimbang untuk mepercayakan pendidikan putra-putrinya di Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Kedua sekolah ini sama-sama diperuntukkan bagi siswa yang akan mengenyam pendidikan dasar sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP).

SD dan MI memiliki kultur yang berbeda. Di SD, para siswa hanya akan mendapatkan satu macam pelajaran agama, sedangkan di MI, siswa akan menemukan banyak cabang pelajaran agama Islam seperti Fiqih, Alquran Hadis dan lain-lain.

Kegiatan ekstrakurikuler antara SD dan Mi juga akan berbeda. Di SD, kegiatan ekstranya tidak sebanyak di MI karena kegiatan ekstrakurikuler di MI menekankan kepada kegiatan keagamaan, seperti menghafal Al Quran, tartil Quran dan lain-lain.

4. Teks Eksposisi Proses

Teks ini berisi tentang proses terjadinya suatu hal atau panduan membuat sesuatu secara urut.

Contoh:

Bagi sebagian orang, meminum secangkir kopi merupakan bagian dari rutinitas pagi, seolah tiada hidup yang sempurna tanpa secangkir kopi.

Selain aromanya yang menggugah selera, cara membuat secangkir kopi juga sangat mudah. Apalagi, kini semakin banyak produk kopi instan bermunculan yang menawarkan cita rasa dan aroma khas yang berbeda-beda.

Cara menyeduh sebungkus kopi instan ternyata sangat mudah. Pertama, Anda harus menyiapkan air panas terlebih dahulu. Pastikan air tersebut sudah cukup panas agar kopi dapat larut dengan sempurna.

Kemudian, gunting kemasan kopi yang akan Anda nikmati. Masukkan serbuk kopi ke dalam cangkir. Apabila serbuk kopi tersebut belum dilengkapi dengan gula, silakan tambahkan beberapa sendok gula terlebih dahulu sesuai selera.

Apabila gula dan kopi sudah berada di dalam cangkir, tuang air panas yang telah Anda persiapkan, lalu aduk hingga tercampur rata.

5. Teks Eksposisi Definisi

Teks eksposisi ini berisi tentang definisi atau pengertian dari suatu objek yang sedang dibicarakan.

Contoh:

Pisang merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis, salah satunya adalah Indonesia. Tidak heran jika tanaman pisang banyak ditemukan di sekitar rumah warga.

Tanaman pisang ternyata memiliki banyak manfaat. Seperti yang diketahui, buah pisang dapat dimakan langsung dan diolah menjadi pelbagai macam makanan. Buah pisang juga baik untuk kesehatan karena mengandung banyak vitamin dan mineral.

Daun pisang juga biasa digunakan sebagai zat pembungkus makanan alami yang pastinya tidak berbahaya. Jantung pisang mengandung flavonoid yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas.

Bagian paling dalam dari batang pisang, yaitu hati pisang, ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Begitu pula dengan bonggol, batang, dan kulit dari buah pisang.

Dengan manfaat yang begitu melimpah, masyarakat seharusnya dapat memanfaatkan tanaman pisang ini dengan lebih baik.

6. Teks Eksposisi Pertentangan

Teks ini biasanya berisi tentang pertentangan antara satu hal dengan hal yang lain.

Contoh:

Masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan terbiasa dengan kehidupan yang serba modern. Mereka menggunakan alat komunikasi, transportasi, dan teknologi informasi yang serba canggih, sehingga mereka cenderung kurang bersosialisasi.  

Sebaliknya, masyarakat yang tinggal di pedesaan terpencil terbiasa dengan kehidupan yang sederhana. Mereka menggunakan peralatan, transportasi, dan teknologi tradisional. Akan tetapi, hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk bersosialisasi.

Setelah memahami tentang pengertian, ciri, dan struktur dari sebuah teks eksposisi, kini tiba saatnya Anda untuk menyimak beberapa contoh teks eksposisi dengan beragam tema berikut ini.

Contoh Teks Eksposisi tentang Lingkungan

contoh teks eksposisi lingkungan hidup
sumber : Henleybusiness School.com

Pemanasan Global

Pemanasan global adalah suatu keadaan di mana suhu di bumi menjadi semakin memanas. Hal ini disebabkan oleh banyaknya gas karbodioksida yang terdapat di atmosfer, serta semakin menipisnya lapisan ozon yang tentu dapat membahayakan lingkungan dan manusia.

Pemanasan global ini diperparah oleh semakin sedikitnya jumlah hutan yang terdapat di Bumi. Pohon-pohon di hutan yang semestinya dapat membantu untuk mengurangi gas karbondioksida, kini tidak dapat berfungsi seperti semestinya karena jumlahnya yang semakin menipis.

Hal lain yang ikut memperparah pemanasan global adalah semakin banyaknya kendaraan bermotor di jalan dan pabrik-pabrik baru yang terus saja bermunculan.

Kendaraan bermotor dan pabrik-pabrik tersebut turut menyumbangkan karbondioksida dengan jumlah yang tidak sedikit, sehingga tidak heran jika suhu di bumi semakin hari terasa semakin panas.

Suhu panas ini juga telah menyebabkan es di kutub mulai mencair sedikit demi sedikit sehingga menambah kapasitas air laut. Terumbu karang yang ada di laut juga terancam bahaya karena suhu air laut yang semakin meningkat.

Hal ini membuktikan bahwa dampak buruk dari pemanasan global tampak semakin nyata. Bukan hanya manusia yang dapat merasakan dampaknya, tetapi seluruh ekosistem yang ada di bumi.

 

Contoh Teks Eksposisi tentang Pendidikan

contoh teks eksposisi home schooling
sumber : 99.co

Fenomena Homeschooling

Fenomena homeschooling saat ini semakin menjadi sorotan di dunia pendidikan. Para orang tua yang tidak lagi memercayai kurikulum yang diterapkan oleh sekolah-sekolah formal lebih memilih sekolah rumah (homeschooling) sebagai alternatif pendidikan.

Tampaknya ketidaksempurnaan kurikulum bukan satu-satunya alasan mengapa orang tua memilih untuk tidak mengirimkan anak mereka ke sekolah formal. Lingkungan pergaulan yang negatif juga mempunyai andil dalam keputusan memilih homeschooling.

Tak terhitung banyaknya kasus pergaulan bebas dan perundungan yang dapat membuat para orang tua merasa cemas. Melalui homeschooling, pergaulan anak akan lebih terjaga sehingga dapat meminimalisasi dampak buruk dari salah pergaulan.

Selain itu, penerapan pendidikan yang seragam di sekolah formal juga menjadi salah satu alasan semakin banyak orang tua yang beralih ke homeschooling.

Para pelaku homeschooling menganggap bahwa setiap individu, dalam hal ini adalah peserta didik, memiliki keunikan masing-masing. Apabila diperlakukan sama dan dituntut untuk mencapai target yang sama, maka keunikan tersebut akan terkubur.

Para orang tua dan anak-anak yang memilih homeschooling sadar bahwa anak yang pintar dan cakap bukan selalu anak yang mendapatkan nilai 100 untuk mata pelajaran Matematika atau Bahasa Inggris.

Para praktisi homeschooling percaya bahwa setiap anak cerdas dengan cara mereka masing-masing. Mereka tidak harus mendapatkan nilai yang tinggi pada mata pelajaran tertentu karena minat dan bakat setiap individu pada hakikatnya adalah berbeda.

Homeschooling membuka jalan bagi para orang tua untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh seorang anak. Para orang tua ini sadar bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Dan kesuksesan belajar tidak hanya dinilai dengan angka yang tinggi.

 

Contoh Teks Eksposisi tentang Kesehatan

contoh teks eksposisi bahaya merokok
sumber Zivagold.com

Bahaya Merokok

Anda mungkin telah banyak bertemu dengan para perokok aktif di mana saja. Hal ini sudah menjadi pemandangan yang biasa. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus acuh terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh sebatang rokok.

Rokok mengandung ribuan zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan, bahkan dapat berujung pada kematian. Salah satu zat berbahaya tersebut adalah tar yang dapat menjadi penyebab kanker.

Selain tar, rokok juga mengandung zat nikotin yang juga berbahaya. Nikotin merupakan zat yang merangsang saraf, sehingga orang yang mengonsumsi nikotin akan merasa kecanduan. Itulah mengapa para perokok aktif tidak mudah lepas dari pengaruh rokok.

Ternyata, merokok tidak hanya berbahaya bagi kesehatan perokok aktif. Para perokok pasif, orang yang terpapar asap rokok meskipun tidak mengonsumsi rokok secara langsung, juga dapat merasakan dampaknya.

Perokok pasif memiliki risiko yang sama besarnya dengan perokok aktif. Seseorang yang terlalu banyak terpapar asap rokok akan memiliki risiko penyakit kanker paru-paru dan penyakit jantung yang tinggi, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Bahaya asap rokok juga dapat mengancam keselamatan bayi. Asap rokok dapat menyebabkan kematian mendadak pada bayi atau yang biasa dikenal dengan istilah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Selain bahaya kesehatan yang telah disebutkan, masih ada banyak lagi risiko kesehatan yang disebabkan oleh asap rokok. Maka dari itu, sebaiknya Anda mulai membudayakan hidup sehat tanpa asap rokok mulai dari sekarang.

 

Contoh Teks Eksposisi Perbandingan

contoh teks eksposisi pemandangan desa
sumber : IDNtimes.cm

Lebih Baik Hidup di Kota atau di Desa?

Setiap tahun, jumlah masyarakat di kota besar semakin bertambah. Masyarakat dari pedesaan berbondong-bondong menuju kota besar, berharap memiliki pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Apakah tinggal di perkotaan menjamin kehidupan yang lebih baik?

Desa merupakan pemukiman yang tidak terlalu populer. Alat transportasi, teknologi, dan peralatan yang digunakan masih sangat sederhana dan terbatas.

Begitu pula dengan lapangan kerja dan fasilitas yang tersedia yang masih sangat terbatas pada beberapa jenis saja. Anda tidak akan menemukan pusat perbelanjaan dan bioskop di daerah pedesaan. Hal ini yang menyebabkan masyarakat desa memutuskan untuk mengadu nasib di kota.

Sebaliknya, masyarakat di kota besar dimanjakan dengan teknologi dan fasilitas yang serba modern.

Alat transportasi yang dimiliki juga lengkap sehingga memudahkan masyarakat untuk menuju ke mana saja. Lapangan pekerjaan yang beragam juga banyak tersedia di daerah perkotaan.

Akan tetapi, apabila diperhatikan dari segi sosialisasi, masyarakat perkotaan cenderung hidup secara individualisme. Mereka terlalu fokus pada kepentingan pribadi dan menganggap kepentingan pribadinya tersebut jauh lebih penting.

Hal ini diperparah dengan semakin berkembangnya teknologi, seperti ponsel pintar. Di daerah perkotaan, mendapatkan akses internet untuk ponsel pintar sangatlah mudah. Hal ini yang meningkatkan sikap individualis warga perkotaan sehingga mengacuhkan orang-orang di sekitarnya.

Lain halnya dengan masyarakat pedesaan. Peralatan dan teknologi yang masih sangat sederhana dan serba terbatas membuat mereka tidak terfokus pada dirinya sendiri.

Masyarakat di pedesaan masih memedulikan satu sama lain. Hal ini terbukti dari apabila ada salah satu warga yang sedang membutuhkan bantuan, mereka tidak akan segan-segan untuk membantunya.

Asas gotong royong masih sangat jelas terasa di wilayah pedesaan. Bahkan, masyarakat di desa masih membudayakan untuk selalu bertegur sapa sebagai salah satu bentuk keramahtamahan. Hal ini yang jarang sekali ditemukan di daerah perkotaan.

Tinggal di daerah perkotaan atau pedesaan memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini bergantung pada dari sudut pandang mana Anda melihat kelebihan dan kekurangan tersebut, serta apa yang ingin dicapai.

 


Kini Anda telah mengetahui pengertian, ciri, struktur, kaidah, dan contoh teks eksposisi. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk menyusun sebuah teks eksposisi yang lebih baik, sehingga para pembaca dapat memahami gagasan utama yang ingin disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *