STRATEGI PEMASARAN: Pengertian, Teori, Konsep, Tujuan & Contohnya

strategi pemasaran

Strategi Pemasaran – Dalam menjalankan sebuah usaha, entah itu bergerak di bidang produk barang atau jasa, Anda tentunya membutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Tanpa strategi, kesuksesan yang didambakan tidak dijamin bisa tercapai.

Setiap perusahaan bisa jadi menggunakan strategi yang berbeda-beda, tergantung jenis usahanya. Strategi pemasaran yang digunakan oleh pengusaha tekstil, misalnya, tidak cocok diterapkan pada usaha jasa servis motor, begitu pula sebaliknya.

Lantas, apa, sih, sebenarnya yang dimaksud dengan strategi pemasaran itu? Nah, artikel ini akan mengulas seluk-beluknya untuk Anda. Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Strategi Pemasaran

Pengertian Strategi Pemasaran
nikpardakht.com

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pemasaran diartikan sebagai proses, cara, perbuatan memasarkan suatu barang dagangan.

Adapun menurut salah satu ahli, yaitu Tung Dasem Waringin, pemasaran adalah media untuk mengomunikasikan sebuah nilai tambah yang lebih tinggi.

Sedangkan menurut John Westwood, pemasaran diartikan sebagai sebuah usaha terpadu yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan keuntungan atau laba kepada perusahaan.

Nah, strategi pemasaran sendiri adalah sebuah usaha untuk memasarkan produk berupa barang atau jasa dengan mengandalkan rencana atau metode khusus dengan tujuan menambah angka penjualan.

Ada pula pendapat dari para ahli yang berbeda-beda tentang pengertian strategi pemasaran. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Tiptjono

Strategi pemasaran menurut Tjiptono adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan

Caranya adalah dengan mengembangkan keunggulan daya saing yang berkesinambungan melewati pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar target tersebut.

2. Kurtz

Menurutnya, strategi pemasaran diartikan sebagai keseluruhan program perusahaan dalam menentukan target pasar dan memuaskan konsumen dengan membangun kombinasi elemen dari marketing mix; produk, distribusi, promosi, dan harga.

3. Kotler dan Amstrong

Kotler dan Amstrong mendefinisikan strategi pemasaran sebagai logika pemasaran, di mana unit bisnis berharap untuk menciptakan nilai dan memperoleh keuntungan dari hubungannya dengan konsumen.

4. Philip Kotler

Menurut Philip Kotler, strategi pemasaran merupakan suatu mindset pemasaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran, di mana di dalamnya terdapat strategi rinci mengenai pasar sasaran, penetapan posisi, bauran pemasaran, dan bujet untuk pemasaran.

5. Stanton

Definisi strategi pemasaran menurut Stanton adalah sesuatu yang melingkupi semua sistem yang memiliki hubungan dengan tujuan untuk  merencanakan dan menentukan harga hingga mempromosikan dan menyalurkan produk (barang atau jasa) yang dapat memuaskan konsumen.

6. Guiltinan dan Paul

Strategi pemasaran menurut Guiltinan dan Paul adalah pernyataan pokok yang berkenaan dengan dampak atau akibat yang diharapkan mencapai permintaan pada target pasar yang sudah ditentukan.

7. Hausman dan Associates

Hausman dan Associates berpendapat bahwa strategi pemasaran adalah desain pemasaran dalam jangka panjang untuk memaksimalkan penjualan dengan cara memberikan kepuasan untuk pelanggan.

Fungsi Strategi Pemasaran

Fungsi Strategi Pemasaran
jurnal.id

Sebagai salah satu metode yang berperan penting dalam sebuah usaha, strategi pemasaran tentunya memiliki beberapa fungsi. Apa sajakah itu? Berikut uraiannya.

1. Meningkatkan Motivasi untuk Melihat Peluang di Masa Depan

Strategi pemasaran memaksa para pengusaha atau manajemen untuk berpikir jauh ke depan dengan sudut pandang yang berbeda. Hal ini sangat penting untuk diterapkan demi menjaga kelangsungan perusahaan di masa mendatang.

Sebagai seorang pengusaha, penting untuk bisa mengikuti ritme pasar. Namun, tak hanya mengikuti saja, ada kalanya perusahaan bisa berpikir secara out of the box demi mendapatkan gebrakan baru yang lebih segar.

2. Menentukan Tujuan Perusahaan

Setelah termotivasi untuk melihat peluang di masa depan, perusahaan tentunya bisa merumuskan tujuannya.

Dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, para pengusaha akan terbantu untuk merumuskan tujuan yang akan dicapainya secara jelas, entah itu tujuan jangka pendek atau jangka panjang sekalipun.

3. Mengefektifkan Koordinasi Pemasaran

Salah satu fungsi dari strategi pemasaran adalah untuk mengatur arah dan jalannya perusahaan. Dengan begitu, perusahaan bisa membuat tim koordinasi yang lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.

4. Mengawasi Kegiatan Pemasaran

Dengan menerapkan strategi pemasaran, perusahaan tentunya jadi memiliki standar prestasi kerja dari para karyawannya. Dengan begitu, pengawasan kinerja atau kegiatan karyawan bisa lebih mudah dipantau demi mendapatkan kualitas kerja yang efektif dan efisien.

Tujuan Strategi Pemasaran

Tujuan Strategi Pemasaran
dailysocial.id

Menyusun strategi pemasaran tak ubahnya seperti menyusun strategi dalam pertandingan olahraga, di mana dibutuhkan tim yang solid dan membutuhkan arahan dari pelatih (manajer) untuk mencapai goal (tujuan).

Lalu, seperti apa sebenarnya tujuan dari strategi pemasaran itu sendiri? Secara umum, tujuan strategi pemasaran dibagi menjadi empat, yaitu:

  1. Meningkatkan kualitas koordinasi dalam tim pemasaran;
  2. Mengukur hasil pemasaran berdasarkan standar prestasi yang berlaku;
  3. Pengambilan keputusan memiliki dasar yang logis; dan
  4. Dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi jika ada perubahan dalam pemasaran.

Selain empat tujuan tersebut, masih ada beberapa tujuan lain dari strategi pemasaran dari sudut pandang konsumen, seperti:

1. Kesadaran Merek

Jika produk barang atau jasa yang perusahaan tawarkan mampu menarik perhatian konsumen, dengan kata lain memiliki kualitas tinggi, konsumen akan bertanya-tanya, siapa yang menciptakan ini?

Setelah mengetahui apa mereknya atau siapa yang membuat, hal itu akan terpatri dalam ingatannya.

2. Loyalitas Merek

Setelah kesadaran merek terbentuk, tujuan selanjutnya adalah konsumen diharapkan bisa loyal terhadap barang atau jasa yang perusahaan tawarkan.

3. Memberikan Edukasi untuk Konsumen

Konsumen akan diberikan pengetahuan tentang produk barang atau jasa dari perusahaan. Dengan begitu, konsumen mengetahui seberapa penting atau bagaimana manfaat yang dapat diterima.

4. Kepuasan Konsumen

Kepuasan konsumen merupakan tujuan besar dan kunci utama dari strategi pemasaran. Dengan ini, produk barang atau jasa yang ditawarkan artinya diakui oleh konsumen.

Tak hanya itu, konsumen pun mendapatkan kepuasan tersendiri setelah membeli atau menggunakan sesuatu yang ditawarkan perusahaan.

Konsep Strategi Pemasaran

Konsep Strategi Pemasaran
angalul.com

Sudah disinggung sebelumnya bahwa kepuasan pelanggan merupakan kunci utama dari strategi pemasaran. Hal ini juga tak lepas dari konsep pemasaran yang disusun.

Setiap perusahaan tentunya memiliki cara tersendiri dalam melakukan proses pemasaran yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing. Pada dasarnya, tujuan akhirnya tetap berujung pada tercapainya kepuasan konsumen.

Nah, berikut adalah konsep strategi pemasaran yang perlu Anda ketahui.

1. Segmentasi Pasar

Sangat penting memahami apa itu segmentasi pasar. Setiap pasar memiliki konsumen yang bervariasi, kebutuhan dan kebiasaannya berbeda-beda. Perusahaan tentunya tidak bisa memenuhi kebutuhan semua konsumen.

Untuk itu, perusahaan perlu mengklasifikasi pasar yang bersifat heterogen tersebut ke dalam satuan pasar yang bersifat homogen.

2. Market Positioning

Karena perusahaan tidak mungkin bisa menguasai seluruh pasar karena kebutuhan konsumen berbeda-beda, perusahaan harus bisa menentukan pola spesifik pasar yang akan memberikan peluang agar mendapatkan kedudukan yang kuat.

Yang dimaksud di sini adalah perusahaan harus memilih segmen pasar yang mampu menghasilkan penjualan dan laba yang paling menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan lain.

3. Market Entry Strategy

Market entry strategy merupakan strategi perusahaan yang bertujuan untuk bisa masuk pada segmen pasar tertentu. Beberapa cara yang biasa dilakukan oleh perusahaan adalah sebagai berikut.

a). Membeli Perusahaan Lain

Membeli perusahaan lain biasanya menjadi cara yang instan dan mudah dilakukan. Biasanya, cara ini ditempuh apabila perusahaan yang ingin membeli tidak mengetahui bagaimana kondisi industri dari perusahaan yang dibeli secara keseluruhan.

Selain itu, keputusan ini akan bisa menguntungkan perusahaan secara cepat demi bisa memasuki segmen pasar yang dikuasai perusahaan yang akan dibelinya.

b). Internal Development

Internal development biasanya dilakukan karena kepemimpinan dalam industri dapat tercapai dan bisa dilaksanakan dengan baik. Salah satu alasannya adalah tak sedikit perusahaan yang cenderung memilih berkembang melalui usaha sendiri, seperti melalui riset dan development.

c). Menjalin Kerja Sama dengan Perusahaan Lain

Menjalin kerja sama dengan perusahaan lain memiliki keuntungan tersendiri, khususnya dalam menanggung risiko yang bisa dipikul bersama-sama. Masing-masing perusahaan juga bisa saling melengkapi dari segi kemampuan dan sumber daya.

4. Marketing Mix Strategy

Marketing mix merupakan suatu strategi pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen di dalam marketing mix itu sendiri secara terpadu. Beberapa elemen yang digabungkan (variabel) digunakan perusahaan untuk memengaruhi tanggapan konsumen.

Beberapa variabel tersebut di antaranya adalah

  1. Product,
  2. Price,
  3. Place,
  4. Promotion,
  5. Participant,
  6. Process, dan
  7. People physical evidence

5. Timing strategy

Timing atau pemilihan waktu dalam melakukan pemasaran merupakan salah satu hal yang sangat penting dilakukan.

Perusahaan harus melakukan berbagai persiapan yang baik, mulai dari bidang produksi hingga menentukan kapan waktu yang tepat untuk mendistribusikannya ke pasar.

Jenis Strategi Pemasaran

Jenis Strategi Pemasaran
xendit.co

Menurut Assauri, strategi pemasaran dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

1. Tidak Membeda-Bedakan Pasar (Undifferentiated Marketing)

Strategi ini menganggap pasar sebagai keseluruhan, perusahaan hanya memperhatikan kebutuhan secara umum. Produk yang ditawarkan biasanya hanya satu macam saja dan cara perusahaan menarik konsumen hanya dengan satu rencana pemasaran.

2. Membeda-Bedakan Pasar (Differentiated Marketing)

Strategi pemasaran yang kedua ini melayani kebutuhan beberapa kelompok konsumen tertentu dengan satu jenis produk tertentu pula. Perusahaan menghasilkan produk yang berbeda sesuai dengan segmen pasar.

Perusahaan menawarkan beragam produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen yang berbeda-beda. Tujuannya adalah dapat mencapai tingkat keberhasilan penjualan pada masing-masing segmen.

3. Pemasaran Terkonsentrasi (Concentrated Marketing)

Strategi ini mengkhususkan pemasaran produk ke dalam beberapa segmen pasar dengan pertimbangan keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Perusahaan memilih segmen pasar tertentu dan menawarkan produk sesuai dengan kebutuhan kelompok konsumen sesuai segmen pasar, tentunya lebih spesifik. Perusahaan akan memusatkan perhatian dan seluruh kegiatan demi memberikan keuntungan yang optimal.

Contoh Strategi Pemasaran

Contoh-contoh Strategi Pemasaran
siapbisnis.net

Ada beberapa contoh strategi pemasaran yang bisa Anda terapkan, berikut beberapa di antaranya.

1. Memanfaatkan Media Sosial

Zaman sekarang, hampir semua orang familier dengan media sosial, pengguna aktifnya pun tak bisa dikatakan sedikit. Hal ini bisa menjadi peluang, memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan strategi pemasaran.

Dengan media sosial, perusahaan bisa menjalin interaksi secara luas dengan berbagai kalangan sesuai dengan segmen pasarnya masing-masing, sehingga produk yang ditawarkan bisa memiliki peluang besar untuk terjual.

2. Mengadakan Promosi

Tak terelakkan, segala macam bentuk menjadi salah satu cara paling ampuh untuk menarik minat konsumen. Kesempatan ini bisa dijadikan sebagai langkah untuk mengeksekusi strategi pemasaran.

Ada banyak jenis promosi yang bisa perusahaan berikan. Selain memberikan potongan harga, perusahaan juga bisa menawarkan produk secara gratis kepada konsumen.

Hal tersebut bisa dilakukan untuk produk yang terbilang baru. Tujuannya adalah untuk mengenalkan produk tersebut kepada konsumen yang mungkin masih ragu untuk mengeluarkan uang demi produk yang belum mereka ketahui apa manfaatnya.

3. Partnership

Contoh strategi pemasaran selanjutnya adalah melakukan kerja sama atau partnership dengan pihak lain. Strategi ini bisa dibilang lebih efisien dan memiliki peluang besar untuk mencapai tujuan.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Strategi Pemasaran

Faktor yang Memengaruhi
plaza-bisnis.com

Strategi pemasaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu dari segi lingkungan mikro dan makro perusahaan. Berikut penjelasannya.

1. Lingkungan Mikro Perusahaan

Yang terlibat dalam lingkungan mikro perusahaan adalah para pelaku yang langsung berhubungan dengan perusahaan itu sendiri, di antaranya

  1. Perusahaan,
  2. Pemasok (supplier),
  3. Perantara pemasaran,
  4. Pelanggan,
  5. Pesaing, dan
  6. Masyarakat.

2. Lingkungan Makro

Jangkauan dari lingkungan makro tentunya lebih luas dari lingkungan mikro. Lingkungan makro terdiri atas beberapa kekuatan yang sifatnya kemasyarakatan dan mampu memengaruhi seluruh pelaku dalam lingkungan mikro perusahaan, di antaranya

  1. Lingkungan demografis,
  2. Sistem ekonomi,
  3. Lingkungan fisik,
  4. Lingkungan teknologi, dan
  5. Lingkungan sosial dan budaya.

Itulah berbagai macam hal yang wajib Anda ketahui terkait strategi pemasaran. Memahami hal ini tentu akan berpengaruh besar bagi berbagai bidang di kehidupan Anda. Tidak hanya bisnis, tetapi juga relasi baik kepada sesama. Tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *