√ PETA JAWA BARAT HD : Sejarah, Bahasa, Jumlah Penduduk & Gambar Lengkap

peta jawa barat

Peta Jawa Barat – Jawa Barat merupakan provinsi kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta. Letaknya yang tak jauh dari ibu kota negara membuat perkembangan Jawa Barat semakin pesat dalam semua aspek. Infrastruktur, budaya serta pariwisata menjadi potensi yang terus dikembangkan. 

Kekayaan alamnya yang banyak, memberi peluang bagi masyarakat Jawa Barat untuk membuat inovasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Budaya khas Sunda serta pesona alam tanah Priangan juga memikat orang luar daerah untuk mengunjungi Jawa Barat.

Sejarah Jawa Barat

Sejarah Jawa Barat
wartawisata.id

Sejarah Jawa Barat diawali dengan runtuhnya kerajaan Tarumanegara di tanah Jawa. Kemudian kekuasaan di Pulau Jawa bagian barat dikuasai oleh Kerajaan Sunda, yang memiliki ibu kota di Pakuan Pajajaran atau yang dikenal dengan kota Bogor pada saat ini.

Pada abad ke-16, terjadi persaingan antara Kerajaan Sunda, Kesultanan Demak dan Kesultanan Banten. Pada saat itu Raja  Sri Baduga, raja Sunda, meminta putranya Surawisesa untuk melakukan perjanjian dengan Portugis.

Isi perjanjian itu bertujuan untuk mencegah jatuhnya pelabuhan utama, Sunda Kalapa, kepada Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Demak. Akhirnya pada tahun 1512, perjanjian tersebut berhasil ditandatangani dengan sebuah prasasti Perjanjian Sunda-Portugal.

Perjanjian ini memberikan imbalan kepada Portugis berupa izin untuk membangun benteng dan gudang serta akses perdagangan di Sunda Kalapa. Namun sebelum perjanjian itu terwujud, pada tahun 1527 pasukan aliansi Cirebon dan Demak melakukan penyerangan.

Serangan pasukan yang dipimpin oleh Fatahilah berlangsung selama lima tahun, hingga akhirnya Prabu Surawisesa yang saat itu menjadi Raja Sunda membuat perjanjian dengan Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon.

Kerajaan Sunda semakin mengalami kemunduran, hingga akhirnya tidak dapat mempertahankan kejayaannya dan jatuh ke Kesultanan Banten. Tapi ini pun tidak berlangsung lama karena Jawa Barat bagian tenggara akhirnya jatuh ke Kesultanan Mataram.

Sedangkan sejarah tentang status adminsitratif provinsi Jawa Barat diawali pada saat pemerintahan Hindia Belanda, yaitu pada tahun 1922. Lalu pada tahun 1945, Jawa Barat resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Pada tanggal 27 Desember 1949 sempat menjadi Negara Pasundan saat NKRI berubah menjadi Republik Indonesia sebagai keputusan dari Konferensi Meja Bundar. Namun pada tahun 1950 kembali menjadi Jawa Barat setelah Republik Indonesia kembali berdiri.

Letak Geografis Jawa Barat

Letak Geografis Jawa Barat
petatematikindo.wordpress.com

Jawa Barat memiliki letak geografi 104º8’ – 108º41’ bujur timur dan T5º50’- 7º50’ lintang selatan. Tepatnya berada di sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda, sebelah utara dengan Laut Jawa dan Jakarta, sebelah timur dengan Propinsi Jawa Tengah dan sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia.

Secara topografi, Jawa Barat memiliki ragam daerah seperti dataran rendah pada bagian utara, dataran tinggi pada bagian daerah tengah, dan daerah berbukit dengan sedikit pantai pada bagian selatan.

Jawa Barat juga dikenal dengan hadirnya pegunungan yang masih aktif bekerja sehingga masih berpotensi letusan dan sering terjadi gempa. Hal ini disebabkan karena Jawa Barat terletak di jalur Circum Pacific dan mediteran, yang menjadikannya berada dalam lempeng bumi yang labil.

Kultur Masyarakat Jawa Barat

Jawa Barat memiliki banyak suku dengan tradisinya yang unik. Secara umum, masyarakat Jawa Barat dikenal dengan keramahan dan sikap supelnya. Kekayaan alamnya yang banyak juga menjadikan kultur budaya di Jawa Barat sangat erat dengan alam.

1.. Suku

Suku Badui
campatour.com

Wilayah Jawa Barat yang cukup luas membuat keanekaragan suku hadir di beberapa daerahnya. Suku yang ada di Jawa Barat antara lain:

  • Suku Sunda.

Suku ini merupakan suku yang mendominasi. Banyak mendiami daerah Bandung, Bogor, Sukabumi, Tasik.

  • Suku Baduy.

Suku Baduy terdiri dari kelompok Urang Kajeroan atau sering disebut dengan Baduy dalam, dan kelompok Urang Kaluaran atau Urang Panamping yang sering disebut juga dengan Baduy luar.

Kampung orang Baduy dalam terdiri dari kampung Cikeusik, Cikartawana dan Cibeo yang menempat wilayah tanah adat atau yang disebut dengan Taneuh Larangan (tanah larangan).

Sedangkan orang Baduy luar terdiri dari kampung Cibengkung, Kaduketug, dan Curugseor, yang menempati daerah diluar tanah larangan. Kehidupannya masih sangat sederhana dan masih sangat kental dengan adat istiadat asli.

  • Suku Cirebon

Sebagai salah satu kota yang masuk dalam provinsi Jawa Barat, Cirebon memiliki suku asli. Selain menempati daerah Cirebon, suku inijuga menyebar hingga daerah Majalengka wilayah Pakaleran, Indramayu, dan Kuningan.

2. Bahasa

Bahasa Jawa Barat
undick.files.wordpress.com

Pengaruh kekuasaan Kerajaan Mataram di tanah Priangan, membuat bahasa Sunda pun terpengaruh oleh bahasa Jawa. Sebagai akibatnya, bahasa Sunda jadi memilki undak usuk basa, yaitu penggunaan bahasa yang disesuaikan dengan strata sosial.

Hingga saat ini, bahasa Sunda memiliki tingkatan bahasa kasar, lemes (sedang), cohag atau kasar pisan (sangat kasar), dan luhur atau lemes pisan (sangat halus). Penggunaan bahasa ini disesuaikan dengan orang yang sedang diajak bicara.

Bahasa Sunda memiliki beberapa cara pengucapan kata-kata yang khas pada suatu daerah atau kelompok (dialek/aksen/logat). Misalnya dialek Bogor, Karawang, Tasik, Cirebon dan lain sebagainya. Dialek ini memiliki ciri khas tertentu dalam penyampaiannya.

3. Budaya

Sebagai suku terbesar di Jawa Barat, Sunda dan Cirebon juga memilki pengaruh kuat dalam budaya Jawa Barat. Kebudayaan Sunda banyak berkembang di daerah tataran Sunda, Tanah Pasundan atau Tanah Priangan.

Sedangkan kebudayaan cirebon banyak berkembang di daerah keresidenan Cirebon bagian utara. Budaya lainnya yang memberi kontribusibesar adalah budaya Betawi pada daerah perbatasan dengan DKI dan budaya pesisir pada daerah pantai yang ada di Jawa Barat.

a. Rumah tradisional

Rumah tradisional Panggung
superadventure.co.id

Rumah adat Sunda biasanya berupa panggung yang berbentuk segi empat memanjang. Lantainya terbuat dari palupuh, yaitu bambu yang telah diserut tipis dan memanjang lalu disusun dengan rapi.

Berdinding anyaman bambu dengan pola ketapang atau sasag yang biasa disebut dengan bilik. Atapnya terbuat dari ijuk atau daun rumbia. Memilki banyak nama sesuai dengan tempat.

Diantaranya Suhunan Japang (Tasikmalaya), Jogo Anjing, Suhunan Jure (Sumedang), Suhunan Ngupuk, Limasan (Majalengka), Panjalin (Majalengka), Lengkong (Kuningan), dan Citalang (Purwakarta).

b. Pakaian adat

pakaian adat Cirebon
instagram.com
  • Pakaian adat Priangan perempuan menggunakan kebaya surawe dengan lilitan kain batik mulai dari pinggang hingga pergelangan kaki.
  • Pakaian adat Cirebon menggunakan baju sorong dengan kebawahan yang sama dengan adat Priangan, yaitu kain batik yang dililit dari pinggang hingga pergelangan kaki.
  • Pakaian adat Priangan dan Cirebon untuk laki-laki memiliki banyak persamaan. Yaitu menggunakan celama komprang dengan hiasan pasmen, lalu memakai kain sarung poleng atau polekat yang dililitkan atau diikat di pinggang.
  • Tak lupa menggunakan iket untuk diikat pada kepala.

c. Kesenian tradisional

  • Rampak Kendang
Kesenian Rampak Kendang
liputanindonesianews.com

Kesenian memainkan alat musik kendang yang dibunyikan secara bersama-sama. Dalam pementasannya, kendang-kendang ini juga diiringi dengan bunyi-bunyian dari alat musik lain, seperti gamelan, rebab dan gitar.

  • Jaipong

Merupakan tarian yang telah dikenal hingga penjuru dunia. Tarian ini mengkolaborasikan berbagai gerakan dari tari ronggeng, ketuk tilu, bahkan pencak silat.

Dengan iringan musik yang bersemangat, para penari akan meliukan tubuhnya dengan gerakan yang energik. Tari Jaipongan ini banyak diminati karena memiliki banyak jenis musik yang disesuaikan dengan tema tarian yang dituangkan dalam gerak.

  • Sintren

Tarian ini berasal dari daerah Indramayu. Sintren sendiri berasal dari kata Sinyo yang artinya pemuda dan Trennen yang artinya latihan. Sintren dipercaya oleh masyarakat dengan tarian yang melibatkan kekuatan supranatural.

Seorang penari perempuan yang menggunakan pakaian sehari-hari akan menari dengan menggunakan pakaian biasa. Namun setelah masuk ke dalam kurung ayam yang besar, setelah beberapa saat akan berubah dengan pakaian tari lengkap.

  • Blantek

Kesenian yang sering di temui di daerah Bogor. Dimainkan oleh beberapa pemain laki-laki dan perempuan dengan banyolan-banyolan yang lucu sehingga dapat menghibur para penonton.

Kesenian ini hampir mirip dengan lenong yang ada di Jakarta. Namun Blantek akan diselingi dengan permainan pencak silat yang menjadi ciri khas pertunjukannya yang menghibur.

  • Wayang golek
Kesenian Wayang golek
sportourism.id

Wayang golek ini dimainkan oleh seorang dalang. Dia akan menggerakan boneka dari kayu dengan berbagai karakter. Biasa dipertunjukan pada pesta pernikahan dengan adat Sunda atau peringatan hari tertentu seperti hari kemerdekaan RI.

c. Ciri Khas

Ciri khas daerah Jawa Barat tak lepas dari sifat dan sikap penduduk aslinya. Masyarakat Jawa barat memilki ciri khas yang religius, ramah, sopan, sederhana, humoris, senang memakan lalapan dan sambal, memiliki logat bicara yang khas (lembut dan bernada panjang).

Daftar Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat

Jawa Barat
ardiantw27.blogspot.com

Provinsi Jawa Barat terdiri atas 18 kabupaten dan 9 kota, yaitu:

  1. Kabupaten Bandung
  2. Kabupaten Bandung Barat
  3. Kabupaten Bekasi
  4. Kabupaten Bogor
  5. Kabupaten Ciamis
  6. Kabupaten Cianjur
  7. Kabupaten Cirebon
  8. Kabupaten Garut
  9. Kabupaten Indramayu
  10. Kabupaten Karawang
  11. Kabupaten Kuningan
  12. Kabupaten Majalengka
  13. Kabupaten Pangandaran
  14. Kabupaten Purwakarta
  15. Kabupaten Subang
  16. Kabupaten Sukabumi
  17. Kabupaten Sumedang
  18. Kabupaten Tasikmalaya
  19. Kota Bandung
  20. Kota Banjar
  21. Kota Bekasi
  22. Kota Bogor
  23. Kota Cimahi
  24. Kota Cirebon
  25. Kota Depok
  26. Kota Sukabumi
  27. Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *