√ PETA JEPANG HD : Sejarah, Iklim, Wisata & Gambar Lengkap Negara Jepang

PETA JEPANG

Peta Jepang – Jepang merupakan negara dengan luas yang tak terlalu besar, yaitu sekitar + 378.000 km2. Dengan wilayah sebesar ini, Jepang dapat menjadi negara yang diperhitungkan di dunia. Perkembangan ilmu dan teknologi serta tatanan pemerintahannya membuktikan bahwa Jepang dapat bersaing dengan negara adidaya.

Sejarah Singkat Jepang

Sejarah Singkat Jepang
britannica.com

Sejarah Jepang dimulai ketika Ieyasu berhasil mempersatukan Jepang dan membangun kekaisarannya di Edo (Tokyo). Ieyasu membangun semua infrastruktur pemerintahan tanpa ada bantuan dari pihak manapun. Mereka mengandalkan sumber daya dalam negeri.

Dari kekaisaran ini, muncullah Politik Isolasi di masa kekaisaran Tokugawa pada tahun 1639. Politik ini diambil karena adanya pengaruh yang besar dari para misionaris yang membawa ajaran kristen.

Perkembangan kristen di daerah kekuasaannya, membuat Kaisar merasa terancam. Lalu akhirnya mengambil kebijakan untuk menutup akses dari manapun kecuali Belanda. Saat itu, pedagang Belanda dianggap menguntungkan.

Belanda diberi akses untuk melakukan perdagangan di daerah Pulau Dejima, Nagasaki. Namun pada tahun 1853 angkatan laut Amerika Serikat yang dipimpin oleh Komodor Perry datang ke Jepang.

Mereka membawa empat buah kapal dan bertujuan memaksa Jepang untuk membuka diri pada dunia luar. Ini adalah cikal bakal perselisihan antara Amerika Serikat dan Jepang yang menyebabkan Perang Asia Pasifik.

Pada tahun 1867, Kekaisaran Tokugawa berakhir dan digantikan oleh Kekaisaran Meiji. Saat ini, Jepang mengalami banyak kemajuan sehingga dapat sejajar dengan negara-negara barat. Sistem kasta yang terjadi pada masa Edo pun dihapuskan sehingga membawa perubahan dalam sistem kemasyarakatan di Jepang.

Kekaisaran Meiji sangat gencar melakukan penaklukan terhadap beberapa daerah di sekitarnya. Sehingga pada tahun 1895 berhasil merebut Taiwan dari Cina, dan Sakhalin pada tahun 1905 dari tangan Rusia, dan Korea pada tahun 1910.

Kesuksesan yang terus di raih pada masa kekaisaran ini terus membuat keberadaan Jepang menjadi lebih kuat dan disegani, khususnya di daerah Asia. Hingga akhirnya Kaisar Meiji meninggal pada tahun 1912 lalu digantikan oleh Kaisar Taisho sebagai pemimpin Kekaisaran Showa.

Awal masa pemerintahannya, Kaisar Taisho berhasil mengembangkan sektor industri dengan sangat baik. Seiring dengan itu, mulai terjadi krisi ekonomi dunia yang membuat resah rakyat.

Skandal pun mulai sering terjadi dalam tubuh kekaisaran sehingga kepercayaan rakyat mulai berkurang. Keadaan ini dijadikan celah para ekstrimis untuk menjadikan kekuatan militer yang berkuasa.

Mulai saat inilah, Jepang menjadi negara yang menomorsatukan kekuatan militer dan terlibat dalam banyak peperangan. Puncaknya yaitu meletusnya Perang Asia Pasifik pada tahun 1941.

Peperangan terus terjadi dan Jepang semakin bertindak arogan. Hingga akhirnya pada tahun 1945 Jepang menyerah pada sekutu dengan terjadinya pelumpuhan total di Hiroshima dan Nagasaki. Sekutu berhasil menguasai Jepang dan melakukan banyak perubahan dalam sistem pemerintahan.

Pada tahun 1951, Jepang mendapatkan kembali kemerdekaan karena adanya perjanjian Perdamaian San Fransisko. Masa ini adalah masa berat bagi Jepang, karena harus memulai kembali semua struktur pemerintahan.

Jepang memiliki pondasi mental yang kuat, sehingga hanya butuh waktu 10 tahun saja untuk dapat bangkit dari keterpurukannya. Jepang berhasil menjadi negara yang mandiri dan dapat diperhitungkan dalam dunia internasional.

Sepak terjang Jepang yang luar biasa dapat sejajar dengan dengan negara maju lainnya di dunia. Pada tahun 1975, secara resmi Jepang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dengan masuk ke dalam kelompok G-7.

Peta Jepang HD

Peta Jepang HD
pinterest.com

Karakteristik Negara Jepang

Karakteristik Negara Jepang
ksmtour.com

Jepang adalah negara kepulauan dengan jumlah 1000 pulau kecil dan empat pulau utama yang terdiri atas Pulau Hokkaido (merupakan daerah pedesaan), Pulau Honsyu (merupakan pulau terbesar), Pulau Shikoku, dan Pulau Kyushu.

Kepulauan Jepang memiliki karakter berbukit-bukit dan wilayah daratan yang sempit. Terdapat juga pegunungan dan dataran pantai. Gunung yang terkenal di Jepang adalah Gunung Fuji yang mempunyai ketinggian 2.775 m, terletak di Pulau Honsyu.

Menurut letak geografisnya, Jepang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik yang sangat aktif, yakni lempeng tektonik Pasifik, lempeng tektonik laut Filipina dan lempeng Eurasia. Atau biasa disebut dengan Cincin Api Pasifik atau Pacific Rings of Fire.

Inilah yang menyebabkan Jepang sering dilanda gempa. Gunung berapi yang terletak pada lempeng itu masih aktif dan dapat melakukan aktivitas dalam perut bumi kapan saja. Bahkan, gempa yang ada berpotensi menyebabkan tsunami.

Walau memiliki wilayah pertanian yang sempit, Jepang berhasil mengembangkan sektor ini dengan baik dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi hasil ciptaannya. Hasil pertanian Jepang diantaranya beras, gandum, sayura, dan buah-buahan.

Perekonomian Jepang disokong dari sektor perindustrian yang meliputi kegiatan produksi  kendaran bermotor, peralatan listrik dan elektronik, alat perkantoran, bahan kimia, produk besi dan baja.

Perekmbangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cepat di Jepang, mampu menciptakan berbagai produk yang diekspor ke berbagai negara. Inilah yang menjadi komoditi devisa terbesar bagi mereka.

Wilayah daratan yang sempit dan jumlah penduduk yang padat tetap membuat Jepang dapat menjadi negara yang harus diperhitungkan dalam dunia internasional. Masyarakatnya yang dikenal dengan pekerja keras dan berpendirian kuat menjadi salah satu karakter utamanya.

Bentuk Negara Jepang

Pemerintahan Jepang
bookmaker-info.com

Setelah berkahirnya masa kejayaan Kekaisaran Meiji, dan pengaruh Amerika Serikat yang berhasil masuk dalam pemerintahan Jepang, maka tantatan negara Jepang mulai mengalami perubahan yang cukup besar.

Bentuk pemerintahan Jepang adalah monarki konstitusional yang artinya kekuasaan kaisar berada dalam batasan konstitusi. Fungsi kaisar bukan hanya sebagai kepala dan simbol negara saja, tetapi juga bertugas untuk mengurus hubungan diplomatik dengan negara lain.

Kekuasaan pemerintahan lainnya dipegang oleh Perdana Menteri dengan anggota parlemen yang berasal dari perwakilan rakyat. Mereka melakukan pemilihan yang mengutamkan kedaulatan berada di tangan rakyat.

1. Sistem parlemen

Sistem parlemen di Jepang beranggotakan Perdana Meteri yang diangkat Kaisar dan mendapat persetujuan anggota parlemen. Sedangkan anggota parlemen merupakan perwakilan rakyat yang dipilih secara langsung oleh rakyat.

Majelis dalam parlemen Jepang beranggotakan 480 orang dengan masa jabatan selama 6 tahun. Mereka yang terpilih telah mendapat kepercayaan penuh dari rakyat karena visi misinya yang telah dikenalkan secara langsung di lapangan.

2. Lembaga Negara

UUD Jepang menyunjung tinggi prinsip kehormatan kepada hak asasi manusia, kedaulatan di tangan rakyat serta penolakan perang, dan diresmikan pada tahun 1947.

Atas dasar itulah, maka ditetapkan 3 struktur lembaga negara yaitu:

  • Lembaga legislatif (parlemen atau diet).

Tugasnya adalah menjalankan sistem parlemen dua kamar yang biasa disebut dengan sebagai Kokkai yang terdiri atas Majelis Tinggi (Sangi-in) dan Majelis Rendah (Shuugi-in).

  • Lembaga eksekutif (kabinet)

Lembaga ini merupakan bagian dari kabinet yang terdiri dari menteri-menteri yang dipilih oleh Perdana Menteri. Terdapat 47 prefektur atau provinsi dan lebih dari 3300 pemerintah daerah.

Sistem kabinet ini memegang banyak kebijakan untuk diberikan pada rakyat, diantaranya pelayanan publik, pendidikan, dan pembangunan. Layanan ini benar-benar dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan infrastruktur Jepang

  • Lembaga yudikatif (pengadilan).

Lembaga yudikatif berada di tangan Mahkamah Agung dengan membuat sistem peradilan di setiap distrik, pengadilan tinggi serta pengadilan sumir. Anggota MA terdiri dari satu orang Ketua dan 14 hakim lain yang ditunjuk oleh kabinet.

Iklim Negara Jepang

Jepang merupakan negara Asia yang memiliki empat musim. Yaitu:

1. Musim Semi

Musim Semi di Jepang
pil-tei.com

Ditandai dengan tumbuhnya bunga Sakura, bunga ciri khas Jepang. Berlangsung pada bulan Maret dan menjadi momen yang menggembirakan bagi masyarakat Jepang. Pada musim semi masyarakat memulai banyak hal seperti sekolah, bekerja, pencatatan administrasi dan kegiatan lainnya.

2. Musim Gugur

Musim Gugur di Jepang
balionline.co

Musim gugur terjadi pada sekitar bulan September. Dedaunan akan rontok dari pohon dan menjadi peralihan ke musim dingin yang akan berlangsung selama akhir tahun. Musim gugur dikenal juga dengan Momiji karena perubahan warna daun yang menjadi kuning.

3. Musim Panas

Musim Panas di Jepang
pxhere.com

Musim Panas terjadi sekitar bulan Juni hingga Agustus yang ditandai dengan datangnya hujan selama satu minggu yang biasa disebut Tsuyu. Musim panas di Jepang sendiri biasanya bisa mencapai suhu sekitar 35 derajat celcius dengan kelembaban mencapai lebih dari 90%.

4. Musim Dingin

Musim Dingin di Jepang
befreetour.com

Musim dingin terjadi akhir tahun menjelang pegantian tahun. Kawasan utara Jepang seperti Hokkaido bisa mencapai -200 derajat celcius pada musim dingin. Suhu yang cukup ekstrim ini sering menimbulkan banyak korban jiwa.

Berdasarkan empat musim yang terjadi, maka kklim Jepang terbagi atas enam zona, yaitu:

  • Hokaido, daerah ini memiliki iklim sedang dengan musim dingin yang sangat panjang dan berpotensi membekukan. Musim panasnya terasa sejuk dan pada msuim dingin akan turun salju yang banyak.
  • Laut Jepang, kawasan ini akan lebih sejuk pada musim panas, namun bisa juga menjadi ekstrim karena pengaruh angin fohn.
  • Dataran Tinggi Tengah, wilayah ini memiliki perbedaan suhu rata-rata musim panas-musim dingindan suhu malam serta siang hari yang sangat mencolok.
  • Laut Pedalaman Seto, memiliki iklim sedang sepanjang tahun. Hal ini disebabkan karena merupakan pegunungan di wilayah Chugokudan Shikoku, sehingga menghalangi jalur tiupan angin musim.
  • Samudra Pasifik, yaitu kawasan pesisir bagian timur Jepang dengan musim dingin yang sangat dingin, tetapi salju yang turun tidak terlalu banyak. Ketika musim panas, iklimnya menjadi sangat lembap karena tiupan angin musim dari tenggara.
  • Kepulauan Ryukyu, beriklim subtropis dengan ciri hangat sewaktu musim dingin dan suhu yang tinggi sepanjang musim panas. Saat musim hujan terjadi, maka presipitasi sangat tinggi. Di daerah ini juga sering terjadi Taifun.

Jepang merupakan pelopor negara maju di Asia yang wajib ditiru oleh negara berkembang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *