10+ Contoh Biografi Diri Sendiri yang Benar & Lengkap (Singkat – Panjang)

contoh biografi diri sendiri

Contoh Biografi Diri Sendiri – Setiap manusia memiliki kisah hidupnya masing-masing. Beberapa di antaranya dituliskan kembali, baik sebagai kenang-kenangan maupun untuk menuangkan gagasan. Harapannya, gagasan cerdas yang bernilai luhur akan dapat menjadi inspirasi buat orang lain.

Siapapun bebas menuliskan kisah hidupnya. Tak terbatas satu atau dua pengalaman menarik sepanjang riwayat, juga bukan hanya untuk mereka yang telah berpulang. Penulisnya pun bisa diri sendiri atau orang lain yang tepercaya.

Pengertian Biografi

pengertian biografi
sumber : ideapers.com

Kisah hidup atau riwayat seseorang ini biasanya dituangkan dalam sebuah buku catatan. Baik berupa memoar, pengakuan, jurnal, buku harian, maupun sorotan mendetail tentang sebuah pengalaman yang pernah dialami seorang.

Terdapat dua macam cara penulisan riwayat hidup dan pengalaman ini, dibedakan dengan istilah biografi dan autobiografi. Disebut biografi apabila riwayat tersebut dituliskan dari sudut pandang orang lain dan autobiografi jika tokoh utama dalam biografi tersebut bercerita sendiri.

Tulisan ini berkaitan erat dengan sejarah, meski hanya menampilkan pandangan dari satu sisi saja. Pandangan tersebut bersifat subjektif, mengacu pada pandangan penulis, sehingga kebenaran sejarah versi biografi dan autobiografi tidak dapat berdiri sendiri.

Bahkan, kadang kala penulisan biografi dan autobiografi tidak didukung dengan metode ilmiah. Banyak di antaranya terlalu berpihak pada tokoh yang sedang diulas. Terlalu menonjolkan sisi positif dari tokoh utama, menampilkannya sebagai sosok ideal manusia sempurna.

Nurgiyantoro (2005: 29) merumuskan pengertian biografi, yaitu buku yang berisi riwayat hidup seseorang. Tentu saja tidak semua aspek kehidupan dan peristiwa dikisahkan, melainkan dibatasi pada hal tertentu yang dipandang perlu dan menarik untuk diketahui orang lain.

Tidak menutup kemungkinan, biografi juga hanya akan menampilkan hal-hal tertentu yang mempunyai nilai jual.

Oleh karena itulah, tidak sembarang kisah hidup dituliskan menjadi biografi atau autobiografi. Seringkali hanya untuk tokoh besar yang berpengaruh bagi orang banyak.

Tujuan Penulisan Biografi Diri Sendiri

tujuan biografi
sumber : stawree.com

Pada bagian sebelumnya, disebutkan bahwa biografi diri sendiri hanya menonjolkan tokoh utama dan peristiwa yang dialaminya. Sosok dan sudut pandang penulis begitu dominan di sini, sehingga sering disebut-sebut sebagai salah satu cara agar kiprahnya mendapatkan pengakuan.

Memang, tujuan dari penulisan biografi diri sendiri berkaitan erat dengan keinginan seseorang untuk memperkenalkan dirinya kepada khalayak luas. Penulisan biografi diri sendiri dapat dimaksudkan demi mewujudkan sejumlah tujuan, di antaranya sebagai berikut.

  1. Pengenalan diri secara lebih rinci dapat memberikan wawasan baru. Bisa berfungsi sebagai pengurai kesalahpahaman atau penilaian yang keliru terhadap penulis. Akhirnya, pembaca diharapkan mampu memberikan penilaian lebih objektif terhadap sebuah peristiwa.
  2. Pada umumnya biografi diri sendiri memuat kisah-kisah sukses dan raihan prestasi. Melalui penuturan ini, penulis mengharapkan pembaca dapat termotivasi agar lebih bersemangat dalam berjuang mencapai keberhasilan.
  3. Kesuksesan penulis biografi yang diceritakan dalam bukunya bisa menjadi inspirasi buat orang lain. Para pembaca dapat mengikuti jejaknya, mengambil hikmah dari semua peristiwa yang dialami tokoh utama, kemudian menjadikannya bekal dalam mengarungi kehidupan.
  4. Tulisan biografi diri sendiri mengandung unsur sejarah, meski selalu dianggap subjektif atau tidak dapat memenuhi kaidah ilmiah. Setidaknya, ini dapat dipakai sebagai salah satu acuan dalam mengkaji sebuah peristiwa penting dalam sejarah.
  5. Karena berhubungan dengan sejarah, otomatis tulisan biografi diri sendiri pada akhirnya juga memuat unsur pendidikan. Bukan hanya pendalaman karakter tokoh utama, melainkan juga informasi baru, serta pembelajaran dalam menyikapi suatu masalah yang mungkin terjadi.
  6. Tidak sedikit tulisan biografi diri sendiri yang memunculkan sisi positif saja, baik dari segi peristiwa maupun penokohannya. Secara negatif, ini dapat menjadi sarana pencitraan dan penggiringan opini bagi pembaca dan masyarakat secara umum.

Itulah beberapa tujuan dituliskannya autobiografi. Beberapa tujuan inilah yang menurut pandangan sastra membuat biografi dan autobiografi jarang diminati. Apalagi, karena bentuk tulisan tersebut dianggap kebal kritik serta kurang objektif dalam memaparkan sesuatu.

Struktur Penulisan Biografi Diri Sendiri

struktur biografi
sumber : cloudhg.net

Siapa saja berhak menuliskan riwayat hidupnya sendiri. Bentuknya pun bebas, sesuai keinginan si penulis menurut keperluan penulisannya. Apalagi, tidak ada aturan baku mengenai panjang-pendeknya, atau lengkap-tidaknya detail dari cerita yang dituliskan.

Namun, setidaknya ada metode atau aturan yang dianjurkan dalam penulisan biografi diri sendiri. Aturan tersebut adalah struktur kepenulisan biografi yang terdiri dari tiga poin, yaitu orientasi, peristiwa dan masalah, serta reorientasi atau penutup.

1. Orientasi

Orientasi terdapat pada bagian awal. Pada tahap ini, penulis memperkenalkan dirinya sendiri atau menggambarkan sosoknya secara umum. Biasanya juga terdapat penuturan mengenai sebagian dari karakter dirinya secara lebih mendetail.

Sifat dan karakter yang muncul dalam bagian orientasi ini, biasanya hanya dipilih sesuai dengan tema utama biografi. Jika biografi hanya akan menceritakan satu atau dua peristiwa, karakter yang ditonjolkan hanyalah yang berhubungan dengan peristiwa tersebut.

Namun, penggambaran tokoh juga bisa ditampilkan secara lebih luas. Terutama pada biografi diri sendiri yang berisi riwayat hidup seorang tokoh besar dan berpengaruh, di mana mengisahkan kiprah-kiprahnya selama hidup, sejak lahir sampai berpulang.

2. Peristiwa dan Masalah

Bagian masalah atau peristiwa menjadi isi utama dari buku atau teks autobiografi. Bagian ini memuat banyak hal, mulai dari kelebihan-kelebihan tokoh utama, peristiwa yang dialami, masalah yang dihadapi, hingga kemampuannya dalam mengatasi masalah tersebut.

Bagian ini seringkali juga memuat pengalaman tokoh utama, menceritakan sebuah peristiwa dari satu sudut pandang, bagaimana dan apa perannya, sampai hal-hal yang mendasari keputusan-keputusan yang pernah dibuatnya terkait peristiwa tersebut.

Pada bagian ini pula biasanya muncul sosok-sosok lain yang dianggap penting oleh si penulis dalam suatu peristiwa. Tidak jarang penulis mengutip atau terinspirasi pendapat dari tokoh tersebut, menyesuaikan dengan penilaian pribadi dan tujuannya menulis autobiografi.

3. Reorientasi / Penutup

Bagian terakhir dalam tulisan autobiografi disebut reorientasi atau penutup. Isinya berupa kesan dan pesan penulis, kesimpulan, atau gagasan baru yang ingin diungkapkannya melalui tulisan tersebut.

Reorientasi biasanya juga mengutarakan unsur-unsur nasihat dan ajakan yang menginspirasi pembaca untuk melakukan hal yang serupa dengan tokoh utama dalam autobiografi. Tak jarang pula menampilkan gagasan pendukung dari orang lain yang berpihak pada si penulis.

Dalam praktiknya, penulis autobiografi tidak selalu mengacu pada struktur ini secara baku. Penulisannya dapat berupa narasi yang mengalir tentang sebuah peristiwa dengan menyelipkan identitas atau karakter tokoh utama di berbagai segmen kejadian.

8 Contoh Biografi Diri Sendiri Singkat

Setelah menyimak penjelasan di atas, kini Anda telah mengetahui hal-hal penting mengenai biografi diri sendiri. Agar lebih jelas lagi, berikut akan disajikan beberapa contoh biografi diri sendiri yang masing-masing dipaparkan secara singkat.

1. Contoh Biografi Diri dan Latar Belakang Keluarga

contoh biografi keluarga
sumber : idntimes.com

 

Namaku Dimas Bimantara. Orang tuaku memberi nama tersebut karena aku adalah putra kedua di keluarga. Tubuhku tinggi besar dan dianggap mirip dengan tokoh Bima dalam cerita pewayangan.

Pada tanggal 6 Mei 1986 aku lahir, di sebuah rumah bersalin milik seorang bidan yang membuka praktik di kampungku. Menurut cerita orang tuaku, kelahiranku bertepatan dengan bunyi kentungan penanda dini hari, sekitar jam 1 malam.

Ibuku seorang guru di sebuah sekolah dasar, sementara bapakku membuka toko bahan bangunan. Ibu mengajar di sekolah tak jauh dari rumah. Di situ pula aku dan kakakku mengenyam pendidikan dasar sampai tamat. Konon, bapak dulu juga bersekolah di situ.

Toko Bapak ada di pusat kota, dekat dengan alun-alun dan jalur ramai. Bapak sering mengajakku dan kakak ke sana, bercanda dengan karyawannya yang baik-baik semua. Aku dan kakak pun berteman baik dengan keluarga karyawan Bapak yang jumlahnya ada dua.

Sementara, kakakku kini sudah dewasa. Aku masih semester empat dan dia sudah lama bekerja di luar kota. Kabarnya, dia akan menikah sebentar lagi. Calon pasangannya berasal dari Surabaya, tempat di mana dulu kakakku berkuliah empat tahun lamanya.

Aku sendiri sibuk kuliah sambil menjalankan hobi dan sesekali membantu bapak jika tak ada kegiatan tambahan di kampus. Kalau lancar, mungkin dua tahun lagi aku lulus. Semoga saja aku tidak mengikuti kelakuan kakak-kakak tingkatku yang jadi mahasiswa abadi.

 

2. Contoh Biografi Diri Sendiri Tokoh Seni

Contoh Biografi Diri Sendiri Tokoh Seni
sumber :goodnewsformindonesia.com

 

Kalau kamu pernah melihat gambar-gambar mural dan grafiti pada tembok-tembok kosong di tengah kota, bisa jadi itu ulahku. Ya, orang biasa menyebutku Banksy, karena identitas itulah yang kusematkan pada setiap karya muralku.

Sudah sejak kecil aku suka menggambar. Hanya medianya saja yang berubah. Kalau dulu memakai kertas dan pensil warna, kini aku mengeksplorasi cat semprot, stensil, dan media dinding di ranah publik. Bukan tanpa alasan aku memilih bentuk kesenian macam ini.

Seiring berjalannya waktu, tema-tema yang diangkat dalam setiap karyaku juga ikut berkembang. Kini, aku banyak menyoroti kasus-kasus kemanusiaan dan isu-isu sosial. Sebagian besar karyaku bermakna kritik, terutama atas ketidakadilan dan kesenjangan.

Karena menyasar fasilitas di ranah publik, aku sengaja merahasiakan identitas asliku. Kalau tidak, mungkin karyaku tak akan sepopuler sekarang. Penjara risikonya. Kalau itu terjadi, aku tak akan lagi bisa mengkritik pemerintah dan para konglomerat yang sewenang-wenang itu.

 

3. Contoh Biografi Pengalaman

Contoh Biografi Pengalaman
sumber : detiknews.com

 

Untung, dulu aku pernah cukup aktif di kegiatan pramuka semasa sekolah. Banyak pelajaran penting yang bisa kuingat dari kegiatan tersebut dan kugunakan sampai sekarang. Salah satunya ketika bencana tanah longsor menimpa desaku setahun lalu.

Sejumlah korban berjatuhan, baik luka-luka maupun tak bernyawa. Ambulans dan personel medis kesulitan menjangkau desa kami akibat jalur tertutup gundukan tanah longsor. Alhasil, warga yang masih selamat harus memutar otak untuk mengumpulkan para korban.

Saat ikut pramuka dulu, aku pernah diajari membuat tandu dan tenda darurat. Keterampilan ini kemudian kuajarkan secara singkat kepada warga kampung. Akhirnya, kami dapat mengamankan semua korban sebelum dibawa helikopter ke rumah sakit terdekat.

 

4. Contoh Biografi Diri Sendiri Pengusaha Sukses

contoh biografi pengusaha sukses
sumber : wartaekonomi.com

Dilahirkan 57 tahun yang lalu dari keluarga pas-pasan tidak membuatku patah semangat dalam mengarungi kehidupan. Buktinya, kini aku menjadi salah satu pengusaha besar di Indonesia, memiliki banyak lini bisnis yang menguntungkan.

Namun, semua itu tak kudapatkan secara instan. Butuh usaha keras sebelum menuai kesuksesan finansial yang kuraih saat ini.

Usia sekolah kumanfaatkan sebaik-baiknya hingga berhasil meraih titel sarjana di Universitas Indonesia. Dan, di kampus inilah aku mulai belajar bisnis.

Awalnya aku mencoba berjualan buku kuliah, kaos, hingga membuka usaha fotokopi. Kemudian beranjak ke ranah bisnis penjualan alat-alat kedokteran dan laboratorium. Iya, masih berhubungan dengan jurusan kuliah kedokteran yang aku tekuni di kampus.

Namun, sayang, usaha tersebut gagal hingga terpaksa bangkrut. Beberapa lama kemudian, aku merintis bisnis baru lagi di bidang ekspor-impor. Kali ini bekerja sama dengan beberapa rekan dan bermodalkan kredit pinjaman dari bank.

Selepas berbisnis ekspor-impor, aku memutuskan untuk berhenti bekerja sama dan memulai usahaku sendiri sekali lagi. Memanfaatkan relasiku yang cukup luas, aku membangun perusahaan baru bernama Bumi Trimitra yang menaungi tiga lini bisnis sekaligus.

Bumi Investindo, Bumi Multimedia, dan Bumi Propertindo, masing-masing bergerak di bidang keuangan, multimedia, serta sektor properti. Melalui perusahaan inilah, aku dapat mengakuisisi Bank Manca dan sebagian saham supermarket Globalmart.

Nama Bank Manca kuganti dengan Bank Danapanca, sementara Globalmart tetap seperti semula. Pada saat yang hampir bersamaan, aku pun mendirikan perusahaan media televisi bernama PT Media Visual Televisi, dengan kanal siaran Visual TV.

Awalnya, perusahaan ini hanya menghasilkan kerugian. Namun, beruntung kerja kerasku membuatnya tetap bertahan, bahkan kini aku berhasil menambah satu stasiun televisi lagi bernama Virtuo TV.

Memang benar, kerja keras selalu akan membuahkan hasil memuaskan. Orang tua membanggakan keberhasilanku dan aku beruntung bisa selalu membahagiakan keluargaku. Titel orang terkaya di Indonesia tak akan berarti tanpa ada mereka di sekelilingku.

 

5. Contoh Biografi Diri Sendiri Tokoh Nasional

contoh biografi tokoh terkenal
sumber : tirto.id

 

Sejak awal melihat Ahmad Sukarno, saya merasakan ada sesuatu yang berbeda dari dirinya. Dia punya kecakapan berpikir, pendapat orisinil, serta wibawa besar. Itu tampak jelas dari kesehariannya saat masih tinggal di rumah indekos yang saya diami.

Saya sendiri tidak menganggap diri saya penting. Meski di rumah kos tersebut ada nama-nama yang nantinya menjadi sosok berpengaruh di seluruh negeri, dan mereka kerap berdiskusi banyak hal bersama saya. Saya kira, bukanlah saya yang mengajari mereka.

Saya hanyalah penyandang amanat, seperti bapak dan kakek saya. R.M. Tjokroamiseno yang sempat menjabat sebagai asisten bupati dan kakek R.M. Adipati Tjokronegoro yang pernah menjadi Bupati Ponorogo.

Saya sendiri H.O.S. Tjokroamioto, hanya pernah mendapat mandat di pucuk kepemimpinan Sarekat Islam, organisasi pemersatu umat muslim di seluruh Indonesia. Sementara Soekarno, Musso, Semaoen, dan Maridjan Kartosoewirjo, tentu Anda tahu betapa besar sosok mereka.

Orang-orang menyebut saya sebagai guru bangsa. Sebutan yang mungkin terlalu agung bagi saya. Saya hanya merasa sedang menjalankan tugas untuk berbuat baik kepada semua orang tanpa terkecuali. Karena itulah yang diajarkan oleh orang tua dan agama saya.

 

6. Contoh Biografi Diri Sendiri Bertema Prestasi

contoh biografi prestasi
sumber : lovepik.com

 

Aku tak pernah membayangkan bisa seperti sekarang. Dikenal banyak orang dan selalu mendapat sambutan hangat di mana saja. Orang-orang yang pernah mengenalku semasa kecil pun bangga pernah menjadi bagian dari hidupku.

Aku lahir pada tanggal 30 Oktober 1998, sehari sebelum perayaan Halloween. Menyeramkan? Tidak juga, karena aku pun tak tahu apa hubungan antara hari ulang tahunku dan Halloween, selain karena tanggalnya berdekatan.

Ayah pertama kali membelikan seperangkat keyboard mainan saat aku berumur 5 tahun. Entah kenapa aku begitu menikmati memainkannya, meski tak tahu pasti apakah nada-nada itu enak didengar. Jari-jariku hanya menekan tuts begitu saja.

Ayah juga yang memperkenalkanku pada Chopin, Beethoven, sampai Vladimir Ashkenazy. Permainan mereka begitu menginspirasi, sehingga aku merasa harus bisa menyamainya meski itu tidak mungkin. Namun tentunya, aku tetap menikmati tuts-tuts pianoku.

Suatu hari, ayah membawa kawannya ke rumah. Seperti biasa, itu adalah hari Minggu dan aku biasa menghabiskan waktu sepanjang sore untuk mendengarkan musik sambil melatih jari-jari. Kawan ayah tak sengaja melihat permainanku, lalu memberikan tepuk tangannya.

Singkat cerita, tak lama setelah kunjungan itu, beliau menghubungi ayah untuk membujukku agar mau tampil di sebuah acara. Penontonnya banyak, dari kalangan artis dan seniman. Tanpa ragu-ragu aku mengiyakannya dan sukses tampil memukau di atas panggung.

 

7. Contoh Biografi Ide dan Gagasan

contoh biografi memberi ide gagasan
sumber : kompasiana.com

 

Saya lahir dan besar di Tomohon, Sulawesi Utara. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di kota yang sama, saya kemudian melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Pulau Jawa, tepatnya di Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Negeri Yogyakarta.

Jurusan biologi dipilih karena daerah asal saya kebetulan menjadi habitat dari banyak spesies flora dan fauna asli Indonesia. Saya pun tertarik untuk melakukan penelitian lebih mendalam tentang subjek tersebut.

Harapannya, penelitian saya nanti dapat mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi pada spesies flora dan fauna endemik tersebut. Kepunahan adalah ancaman bagi makhluk hidup. Namun, jika masih bisa dicegah, mengapa tidak mengusahakannya mulai dari sekarang?

Untuk sekarang, saya hanya berharap bisa segera merampungkan kuliah Strata 1 di kampus ini. Kalau semuanya lancar, tiga tahun lagi saya mungkin sudah meraih gelar master. Mulai melakukan penelitian dan pengembangan seperti yang telah saya cita-citakan.

Kalau nanti ada rezeki dan kesempatan, saya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan lagi. Soal karier, sepertinya saya bisa bekerja sebagai pengajar atau staf pemerintah di bidang ilmu pengetahuan. Semoga saja.

 

8. Contoh Biografi Diri Sendiri Singkat

contoh biografi sukses
sumner : topsukses.id

 

Ayahku keluar dari sekolah menengah dan kemudian bekerja di rumah jahit milik ibunya. Setelah cukup pengalaman, beliau mencoba melamar di perusahaan garmen dan berhasil direkrut sebagai desainer, memimpin divisi tersebut sejak 5 tahun lalu sampai pensiun nanti.

Ibuku sempat merasakan bangku kuliah saat masih tinggal di Ukraina. Akan tetapi, situasi mengharuskannya putus sekolah, sebab orang tuanya memutuskan untuk menetap di Amerika sekeluarga. Kalau itu tak terjadi, mungkin aku tidak akan pernah lahir ke dunia.

Orang tuaku begitu bahagia melihatku lulus SMA dan berhasil masuk ke perguruan tinggi favorit di Miami. Sayangnya, mereka menyangka aku bakal memilih jurusan akuntansi yang mereka pikir akan membuatku lebih cepat mendapatkan pekerjaan dan jadi kaya.

Faktanya, aku punya minat lebih pada subjek psikologi, dan jurusan itulah yang kuambil. Mentor, Mr. John Jahnke, mendukung keputusanku dan selalu memberikan arahannya selama aku menempuh pendidikan ini.

Saya begitu menyukai perkuliahan di jurusan ini. Subjek favorit saya adalah memori dan mekanisme otak, dan saya mempelajarinya dari tikus percobaan di laboratorium. Tentunya dengan arahan Mr. Jahnke yang suportif itu.

Namun, hanya berselang setahun kemudian, minat saya mulai bergeser. Jika sebelumnya fokus meneliti sistem otak binatang, kini saya tertarik pada bidang edukasi psikologi. Saat itu, saya tak tahu benar apa alasannya. Namun kini, tidak lagi.

Mungkin karena orang tua sejak awal berharap penghidupan saya lebih terjamin. Dan, saya pun menurutinya dengan memulai karier di bidang pendidikan. Pertama-tama menjadi asisten pimpinan program evaluasi universitas, Mr. Lee Cronbarch.

Mr. Lee mengajarkan banyak hal kepada saya sampai kemudian program itu berakhir. Setelah lulus dan mengambil beberapa kuliah lagi, kemudian saya bekerja di Universitas Saint Louis.

Pelan tetapi pasti menapaki karier hingga terpilih menjadi ketua jurusan psikologi.

 


Nah, kira-kira itulah beberapa contoh penulisan biografi diri sendiri secara singkat. Beberapa di antaranya mengisahkan catatan dari tokoh real. Sebagian mengambil sudut pandang langsung dari tokoh tersebut, digambarkan berdasarkan fakta yang dilansir dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *