50+ Nama Nama Suku Bangsa di Indonesia dan Penjelasannya, TERLENGKAP!!

suku indonesia

Suku di Indonesia – Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai ragam budaya, suku, adat, dan agama. Keberagaman tersebut menjadi ciri khas sekaligus keindahan tersendiri.

Menurut survei dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2010, jumlah suku yang ada di Indonesia berjumlah kurang lebih 1.340 suku. Oleh karena itu kita harus bangga menjadi warga indonesia dengan kekayaan dan keberangaman yang ada.

Berikut ini adalah ulasan beberapa suku yang akan membuat Anda semakin mencintai keberagaman dan perbedaan yang ada di Indonesia.

1. Suku Jawa

Suku Jawa
wadaya.rey1024.com

Suku Jawa menjadi suku terbesar, jumlahnya mencapai 41% dari seluruh populasi. Sopan santun, tata krama, dan sikap lemah lembut menjadi ciri khas masyarakatnya.

Dalam kehidupan keseharian, orang Jawa mengedepankan nilai kesopanan, kesantunan, dan kesederhanaan. Kebudayaan suku Jawa merupakan hasil peninggalan sejarah kerajaan besar Jawa, khususnya Majapahit dan Mataram Baru. 

Beberapa kebudayaan suku Jawa yang masih dilestarikan hingga saat ini adalah wayang kulit, tari sintren, dan tari kuda lumping.

Selain itu, suku Jawa juga memiliki senjata tradisional yang disebut dengan keris. Benda ini bahkan masih digunakan saat seorang pria tengah menikah.

2. Suku Sunda

Suku Sunda
infobudaya.net

Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari pulau Jawa bagian barat, yaitu Jawa Barat.

Orang Sunda diyakini memiliki watak/karakter Kasundaan sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Karakter atau watak yang dimaksud tersebut adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (terampil), dan pinter (pandai).

Adapun macam-macam kebudayaan yang dimiliki suku Sunda, di antaranya adalah wayang golek, angklung, calung, dan kecapi suling.

3. Suku Batak

Suku Batak
travellink Indonesia.com

Suku ini tinggal di wilayah Sumatra Utara. Orang-orang Batak terkenal dengan nada bicaranya yang tinggi dan terkesan cepat di antara penduduk pulau lain. Suku Batak terdiri dari sub-subsuku, yaitu Batak Toba, Batak Karo, dan Batak Simalungun.

Orang Batak senang dengan martarombo alias bertutur dan mencari-cari hubungan saudara satu dan lainnya. Maka, tak heran jika mereka saling bertemu, hal yang akan ditanyakan pertama kali adalah marganya.

Adat istiadat yang menonjol dari suku Batak adalah tidak boleh menikah dengan satu marga yang sama, atau pun tidak satu marga, tetapi masih saudara dalam silsilah.

4. Suku Madura

Suku Madura
arzasaja.wordpress.com

Suku Madura mendiami pulau Madura dan sebagian pantai Jawa wilayah timur. Sama seperti suku Jawa, bahasa Madura juga mengenal tingkatan, dari yang kasar (Ja’ – iya), menengah (Engghi – Enthen), hingga halus (Engghi – Bunten). 

Mata pencaharian suku Madura bercocok tanam, namun ada pula yang menjadi nelayan di sungai dan lautan. Selain itu, ada juga yang mengembangkan peternakan.

Senjata tradisional suku Madura bernama celurit, bentuknya melengkung seperti arit. Mata clurit sangat tajam dan runcing. Gagangnya terbuat dari kayu atau logam.

Pakaian adat suku Madura bagi pria adalah kain yang bermotif garis horizontal berwarna merah dan putih serta memakai ikat kepala. Sedangkan bagi wanita, hanya menggunakan bawahan batik khas Madura dengan atasan kebaya.

5. Suku Betawi

Suku Betawi
15sastrabunj.blogspot.com

Suku Betawi adalah hasil dari kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku suku Betawi adalah yang keturunan kaum berdarah campuran aneka bangsa dan suku yang didatangkan Belanda ke Batavia/Jakarta.

Semakin berkembangnya kota Jakarta dari tahun ke tahun, membuat masyarakat asli Betawi, yang dahulunya memiliki tanah-tanah yang luas, makin tersisih.

Masyarakat Betawi memiliki banyak makanan nikman dan lezat, di antaranya, soto betawi, nasi uduk, lontong sayur, kerak telor, ketupat babanci, dan masih banyak yang lainnya. Ciri khas makanan Betawi gurih dan sedap.

6. Suku Minangkabau

Suku Minangkabau
agamalokal2018saa4bkel8.blogspot.com

Suku Minangkabau disebut dengan orang Padang, yaitu suku yang mendiami wilayah Sumetera Barat. Adat Minang terbagi menjadi empat bagian, yaitu:

  • Adaik nan Sabana (Adat yang sebenarnya Adat),
  • Adaik nan Adaikkan (Adat yang Diadatkan),
  • Adaik nan Taradaik (Adat yang Teradat), dan
  • Adaik Istiadaik (Adat Istiadat).

Keunikan suku Minangkabau dibanding yang lain, yaitu dianutnya sistem matrilineal, di mana sistem keturunan menganut garis ibu.

Karakteristik suku Minang memiliki kesenian yang beragam, penganut Islam yang taat, memiliki jiwa perantau, tali persaudaraan yang kuat, serta sangat egaliter dan demokratis.

7. Suku Bugis

Baju Bodo Suku Bugis
staticaly.com

Suku Bugis merupakan masyarakat yang tinggal di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat. Sejak dahulu, suku Bugis terkenal dengan kepiawaiannya dalam mengarungi samudera dan lautan hingga ke berbagai pulau di Indonesia menggunakan kapal pinisi.

Perahu pinisi merupakan alat transportasi laut tradisional masyarakat Bugis sejak lama. Rumah adat suku Bugis disebut dengan Lego. Sementara baju bodo adalah pakaian adatnya.

Adat suku Bugis ada 4, diantaranya;

  • Ade Maraja, hanya dipakai di kalangan Raja;
  • Ade Puraonro, dipakai masyarakat secara turun-temurun;
  • Ade Assamaturukeng, peraturan berdasarkan kesepakatan;
  • Ade Abiasang, dipakai dari zaman dulu hingga sekarang dan diterapkan dalam masyarakat.

8. Suku Melayu

Suku Melayu
wikimedia.org

Orang Melayu memiliki identitas kepribadian, yaitu adat istiadat, berbahasa Melayu, dan beragama Islam. Secara lahiriah, orang Melayu memiliki ciri-ciri berkulit sawo matang, berbadan sederhana, tegap, lemah lembut, dan berbudi bahasa.

Ciri-ciri khas budaya Melayu adalah sebagai berikut.

  • Ada upacara Lingkaran Hidup, mulai dari proses pernikahan, kelahiran 7 bulan di awal, hingga upacara kematian 40 dan 100 hari.
  • Memiliki tari zapin dan rentak sembilan.
  • Seni tenun yang khas, yaitu kain songket.
  • Orang Melayu sangat mahir dalam berbalas pantun.

Islam mulai tersebar di Melayu sejak abad ke-13 M. Bermula di Pasai sekitar tahun 1297 M dan Trenggano pada tahun 1303 M.

9. Suku Arab

Suku Arab
wikimedia.org

Suku Arab-Indonesia adalah warga negara Indonesia yang memiliki keturunan etnis Arab dan pribumi Indonesia.

Cara pernikahan orang Arab tidak jauh berbeda dengan orang Jawa yang beragama Islam. Namun, tetap saja ada beberapa perbedaan, di antaranya perlengkapan pernikahan yang terdiri dari timung, boreh, dupa, dan bunga khas Arab.

Kesenian yang paling menonjol dari suku Arab adalah rahat, yaitu seni tari pinggul dengan musik Arabian. Selain tari, suku Arab juga memiliki kesenian lukis yang sangat terkenal di Indonesia, yaitu Mahendi dan Henna di tangan kaum hawa.

10. Suku Banten

Suku Banten
beritagar.id

Suku Banten tinggal di wilayah Kabupaten Serang (Banten Utara). Penduduk Banten Utara dikenal sebagai orang yang fanatik, agresif, cenderung memberontak, dan cerdas. Mata pencaharian mayoritas penduduknya adalah petani dan pengusaha.

Budaya suku Banten, antara lain seni bela diri pencak silat, debus, rudad, umruk, tari saman, tari topeng, tari cokek, dog-dog, panglingtung, dan lojor.

Di samping itu, ada banyak peninggalan sejarah yang masih dilestarikan hingga saat ini. Sebut saja masjid Agung Banten Lama, Makam Keramat Panjang, dan masih banyak yang lainnya.

11. Suku Banjar

Suku Banjar
iyakan.com

Suku Banjar tinggal di kota Banjarmasin. Biasa disebut juga Urang Banjar. Mereka mengembangkan sistem budaya, sosial dan materi budaya yang berkaitan dengan religi melalui berbagai proses akulturasi, adaptasi, dan asimilasi.

Masyarakat Banjar mengenal berbagai jenis dan bentuk kesenian, seperti teater rakyat mamanda, wayang gung, kuda gepang, cerita damarwulan, tantayungan, dan wayang kulit.

Adapun seni musik yang terkenal antara lain kuriding, suling bambu, dan kateng kupak. Sementara, dalam seni tari ada tari japin sisit, baksa kambang, topeng, dan radap rahayu.

12. Suku Bali

Suku Bali
detak.co

Selain karena keelokan alamnya, Bali memiliki keunikan dan ragam budaya sendiri yang menarik. Suku Bali terbagi menjadi dua, yaitu suku Bali Aga dan suku Bali  Majapahit.

  • Suku Bali Aga dari Kintamani dan Karangasem. Sub suku ini bisa disebut sebagai suku Bali yang asli. Kebanyakan dari suku Bali Aga tinggal di pegunungan dan kawasan pedalaman.
  • Suku Bali Majapahit berasal dari pendatang Jawa di zaman Kerajaan Majapahit. Mayoritas beragama Hindu yang menjadi sejarah dari budaya Bali itu sendiri.

Rumah Bali biasanya harus sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali (bagian Weda yang mengatur tata letak bangunan dan ruangan).

13. Suku Sasak

Suku Sasak
sportourism.id

Suku Sasak mendiami Pulau Lombok. Masyarakatnya terkenal dalam seni menenun. Kepercayaan dari masyarakat Sasak adalah Islam.

Namun, terdapat 1% dari jumlah pemeluknya yang menjalankan ibadah Islam yang berbeda daripada umumnya, yang biasa disebut dengan Islam wetu telu.

Adat istiadat yang menarik dari suku Sasak adalah saat proses pernikahan. Seorang wanita yang dinikahi seorang pria harus dilarikan dulu ke rumah keluarga dari pihak laki-laki. Hal ini disebut dengan merarik atau pelarian.

14. Suku Dayak

suku dayak
googleusercontent.com

Suku Dayak merupakan salah satu suku unik yang ada di Indonesia. Keunikan tersebut langsung terlihat dari pakaian serta rumah adatnya. Pakaian adat wanita suku Dayak bernama ta’a, sedangkan untuk pria disebut sapei sapaq.

Pada umumnya, tidak ada perbedaan yang mencolok pada pakaian yang dikenakan pria dan wanita. Hanya saja, di beberapa daerah yang masih mengenal kasta, jika ada seseorang yang memakai pakaian bermotif enggang atau harimau, berarti ia salah satu keturunan bangsawan.

Suku Dayak tinggal di dalam rumah betang atau rumah panjang. Ada yang panjangnya mencapai 150 meter dengan lebar 30 meter.

15. Suku Tengger

Suku Tengger
medium.com

Suku Tengger mendiami dataran tinggi sekitaran kawasan pegunungan Bromo, Tengger, Sumeru, Jawa Timur. Populasinya sekitar 5.000 orang. Suku Tengger meyakini bahwa gunung Bromo atau Brahma merupakan gunung suci.

Oleh sebab itulah, setiap setahun sekali, masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada di kaki gunung Bromo.

16. Suku Makassar

Suku Makassar
idntimes.com

Suku Makassar atau orang Mangasara tinggal di Sulawesi Selatan. Makanan khasnya adalah coto Makassar, sop saudara, dan sop konro. Mereka juga memiliki banyak upacara adat, yaitu Accera Kalompong, Mappalilli, upacara Daur Hidup, Ammateang, dan masih banyak lagi.

Tarian adat yang terkenal dari suku Makassar adalah tari pakarena. Sementara, pakaian adatnya disebut dengan baju bodo. Adapun rumah adatnya adalah balla.

17. Suku Rote

suku rote
TradisiKita.my.id

Suku Rote, atau Orang Rote, tinggal di pulau Roti, Ndao, dan sebagian barat pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menggunakan bahasa rumpun Austronesia. Sedangkan, mata pencahariannya adalah bercocok tanam di ladang.

Sistem kepercayaan yang dianut disebut juga Lamatuan atau Lamatuak. Manusia memandang Lamatuan ini sebagai Manadu (Sang Pencipta), Mansula (Pengatur/Penyelenggara), dan Manfe (Pemberi Berkah).

18. Suku Cirebon

Suku Cirebon
instagram.com

Mata pencaharian suku Cirebon bervariatif, seperti nelayan, petani, pedagang, dan pelaku industri. Kota Cirebon merupakan pemasok terbesar terasi.

Makanan khas dari Cirebon di antaranya adalah empal gentong, nasi jamblang, docang, nasi lengko, tahu gejrot, dan bubur ayam khas Cirebon.

Suku Cirebon memiliki banyak adat istiadat, seperti Syawalan Gunung Jati, Ganti Walit, Rajaban, Ganti Sirap, Muludan, Salawean Trusmi, dan Nadran.

19. Suku Aceh

Suku Aceh
goodnewsfromindonesia.id

Provinsi yang dikenal dengan sebutan serambi Mekah ini lekat dengan budaya Islamnya.

Merupakan suatu kebiasaan jika sebelum pesta perkawinan dilangsungkan, terlebih dahulu diadakan upacara Meugaca atau Boh Gaca (berinai) selama tiga hari tiga malam di rumah masing-masing kedua mempelai.

Makanan khas dari Aceh adalah gulai kambing (kari kambing), sie reboih, keumamah, eungkot paya, mie aceh, dan martabak.

Senjata khas Aceh adalah Rencong atau Rincong, yang menyimbolkan keberanian, keperkasaan, pertahanan diri, dan kepahlawanan dari abad ke abad.

20. Suku Anak Dalam

Suku Anak Dalam
hafizunisaalfathanhadi.blogspot.com

Suku ini terdapat di Jambi dan Sumatra Selatan. Suku Anak Dalam biasa juga disebut suku Kubu atau Orang Rimba. Mereka tinggal di daerah-daerah terpencil yang jauh dari jangkauan orang.

Sistem kepercayaan yang mereka anut adalah politeisme atau banyak dewa. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, mereka memiliki sistem kepemimpinan yang berjenjang, seperti Temenggung, Depati, Mangku, Menti, dan Jenang.

21. Suku Badui

Suku Badui
wadaya.rey1024.com

Suku Badui mendiami daerah Banten, tepatnya di pegunungan Kendeng, desa Kenkes, kecamatan Lauwidamar, kabupaten Lebak, Banten, Tangerang. Suku Badui menggunakan bahasa Sunda-Banten sebagai alat komunikasi dengan masyarakat luar.

Sedangkan kepercayaan yang mereka anut, yaitu Sunda Wiwitan, berdasarkan pemujaan terhadap nenek moyang (animisme).

Urang baduy bekerja sebagai petani padi huma untuk mencukupi kehidupan mereka sehari-hari. Selain itu mereka juga mendapatkan hasil tambahan dari penjualan buah-buahan, asam keranji, serta madu hutan.

22. Suku Lampung

Suku Lampung
jejaknusantaraku.blogspot.com

Kebudayaan di Lampung merupakan perpaduan Arab, Cina, dan India. Hal tersebut dikarenakan posisi Lampung yang sangat strategis untuk jalur perdagangan. Sehingga, banyak budaya luar yang masuk ke wilayah tersebut.

Lampung memiliki rumah adat yang disebut dengan nawo sesat. Rumah tersebut dibangun dari kayu, sedangkan bagian atapnya terbuat dari ilalang.

Selain rumah adat, Lampung juga memiliki pakaian adat, yaitu kain tapis. Kain ini berkesan mewah karena pembuatannya dipadupadankan dengan penggunaan benang emas.

23. Suku Ambon

Suku Ambon
salawaku.com

Ambon merupakan pulau yang terletak di Kepulauan Maluku, di sebelah selatan Pulau Seram. Baileo merupakan rumah adat suku Ambon. Rumah tersebut biasanya digunakan untuk upacara adat (seniri negeri), tempat pertemuan, dan rapat.

Sementara, kesenian daerahnya adalah tarian bambu gila, biasa disebut dengan Buluh Gila atau Bara Suwen. Makanan khas dari Ambon adalah Papeda, yang berbahan dasar sagu mentah. Biasanya dimakan dengan ikan kuah kuning.

24. Suku Asmat

Suku Asmat
icstravelgroup.com

Sistem religi yang dianut suku Asmat adalah mempercayai jika semua keturunan mereka adalah anak dari dewa yang berasal dari dunia gaib dan terletak pada tempat di mana matahari terbenam di sore hari.

Mereka juga mengadakan upacara ritual pada acara-acara besar, di antaranya:

  • Ritual kematian, ritual suku Asmat akan menghanyutkan mayat yang meninggal ke sungai;
  • Mbismbu, upacara sakral yang berkaitan dengan pembuatan patung Mbis;
  • Tsyimbu, dilakukan setiap lima tahun sekali dalam proses pembuatan perahu-perahu; dan
  • Yentpokmbu, upacara dalam proses pembuatan rumah bujang.

25. Suku Arfak

Suku Arfak
detik.net.id

Suku Arfak tinggal di Papua Barat. Rumah adat mereka disebut dengan honai. Sementara, pakaian adatnya disebut dengan ewer.

Tarian daerah suku Arfak adalah tari perang, tari yospan, dan tari suanggi. Senjata tradisionalnya adalah busur, panah, tombak, pisau, belati, dan kapak batu. Lagu daerahnya adalah Apuse, E Mambo Simbo, Sajojo, dan Yamko Rambe Yamko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *